Kredit Foto: Istimewa
Pegiat media sosial Chusnul Chotimah meminta agar Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) ikut diusut dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) yang menjerat mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim.
Chusnul menyoroti pernyataan Jokowi yang menyebut Nadiem sebagai orang baik, serta menegaskan bahwa seluruh kebijakan dan program strategis kementerian merupakan arahan presiden.
"Nadiem diadili karna kebijakannya, dan Jokowi sendiri mengakui, kebijakan Nadiem dari dirinya yang saat itu sebagai presiden, itu artinya bukan hanya Nadiem yang harus diadili tapi juga Jokowi," tulis Chusnul di akun X pribadinya, Kamis (4/6).
Sebelumnya, Jokowi menyatakan bahwa Nadiem adalah pribadi yang baik. Hal itu disampaikan saat menanggapi kasus Chromebook yang menyeret mantan menterinya tersebut.
"Ya , setahu saya dan yang saya tahu selama ini, Pak Menteri Nadiem Makarim itu orang baik," kata Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Rabu (3/6/2026).
Baca Juga: Rocky Gerung Bongkar Dugaan Rekayasa Fakta Jaksa di Kasus Nadiem
Selain itu, Jokowi juga mengonfirmasi salah satu poin penting dalam nota pembelaan (pledoi) Nadiem, yakni bahwa berbagai kebijakan dan program strategis yang dijalankan Kemendikbudristek merupakan arahan langsung dari presiden.
"Semua kebijakan, semua program, semua arahan memang semuanya dari presiden," ujar Jokowi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: