Kritik Keras Kebijakan Donald Trump, Paus Asal AS Fokus Bela Imigran dalam Kunjungan Perdana ke Spanyol
Kredit Foto: Reuters
Pemimpin tertinggi umat Katolik Paus Leo XIV dijadwalkan tiba pada hari Sabtu untuk memulai perjalanan dinas di Spanyol. Langkah strategis dari paus pertama asal Amerika Serikat ini diprediksi akan menentang kebijakan keras dari pemerintahan Presiden Donald Trump.
Paus tidak ragu melayangkan kritik menohok terhadap cara negara asalnya memperlakukan para pencari suaka. Beliau secara langsung mencap perlakuan terhadap imigran di Amerika Serikat sebagai tindakan yang tidak manusiawi.
Paus kelahiran Chicago tersebut menempatkan isu migrasi sebagai skala prioritas tertinggi dalam agenda kepausannya. Pemimpin takhta suci ini menjadwalkan kunjungan khusus ke wilayah Kepulauan Canary.
Wilayah tersebut kini menjadi pintu masuk utama bagi para pengungsi yang mencoba menembus Eropa. Selama berada di sana beliau akan berdialog langsung dengan para imigran serta komunitas lokal.
Paus Leo XIV juga akan memberikan penghormatan bagi para korban yang tewas di laut. Agenda ini sekaligus menjadi lawatan besar pertama sang paus ke daratan Eropa sejak resmi terpilih.
Kedatangan pemimpin takhta suci ini merupakan pemenuhan atas undangan resmi dari Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez. Sosok perdana menteri tersebut dikenal sangat konsisten dalam menerapkan kebijakan yang ramah terhadap imigran.
Baca Juga: 'Itu Sudah Selesai,' Trump Klaim Amerika Serikat Capai Kesuksesan Besar Lawan Iran
Sánchez sempat membela paus dari kritik tajam Trump terkait isu perang pada April lalu. Hubungan dekat kedua pemimpin dunia tersebut tercermin dari adanya kesamaan pandangan mengenai isu kemanusiaan.
Paus Leo XIV juga dijadwalkan melakukan pertemuan tertutup dengan para korban penyintas kasus pelecehan seksual. Beliau menegaskan bahwa institusi Gereja Katolik harus berani menghadapi sisi kelam masa lalunya sendiri.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy
Tag Terkait: