Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Resmi Diumumkan, Ini Daftar Lengkap Bantuan dan Insentif Pemerintah Semester II 2026

        Resmi Diumumkan, Ini Daftar Lengkap Bantuan dan Insentif Pemerintah Semester II 2026 Kredit Foto: BPMI
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pemerintah menyiapkan paket stimulus ekonomi senilai Rp26,34 triliun untuk semester II-2026. Kebijakan ini ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

        Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan stimulus tersebut dibagi ke dalam tiga pilar utama. Ketiganya meliputi insentif ekonomi, program magang dan vokasi, serta bantuan pangan.

        "Total stimulus yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk di semester II ini nilainya sekitar Rp 26,34 triliun," kata Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (22/6/2026).

        Salah satu kebijakan yang menarik perhatian adalah pemberian tarif khusus Pajak Penghasilan Final Royalti bagi penulis nasional. Tarif pajak tersebut ditetapkan sebesar 1,5 persen.

        Menurut Airlangga, kebijakan itu merupakan bagian dari janji kampanye Presiden Prabowo Subianto. Selama ini tarif pajak penghasilan penulis bisa mencapai 5 hingga 35 persen sesuai kelompok penghasilan.

        "Ini adalah salah satu dari janji kampanye bapak presiden," ucap Airlangga.

        Selain pajak penulis, pemerintah juga menyiapkan berbagai diskon transportasi. Program tersebut berlaku pada periode libur sekolah dan Natal serta Tahun Baru.

        Masyarakat akan mendapatkan potongan harga tiket kereta api dan kapal Pelni. Pemerintah juga membebaskan tarif jasa kepelabuhan ASDP pada periode tertentu.

        Khusus tiket pesawat domestik kelas ekonomi, pemerintah memberikan subsidi penuh PPN Ditanggung Pemerintah sebesar 100 persen. Kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan mobilitas masyarakat.

        Di sektor ketenagakerjaan, pemerintah melanjutkan program magang mulai Juli 2026. Program tersebut memiliki anggaran Rp4,14 triliun untuk 150 ribu peserta.

        Pemerintah juga mengalokasikan Rp2,12 triliun untuk pelatihan vokasi. Program ini menyasar lulusan SMK dan pekerja yang terdampak PHK.

        Selain itu, bantuan beras 10 kilogram kembali diberikan kepada masyarakat. Program tersebut akan berlangsung selama tiga bulan mulai Juli hingga September 2026.

        Sebanyak 33,24 juta penerima akan mendapatkan bantuan beras tersebut. Anggaran yang disiapkan mencapai Rp17,54 triliun di luar biaya operasional.

        Pemerintah juga menyiapkan bantuan stabilisasi harga dan pasokan pangan untuk kedelai. Bantuan ini ditujukan kepada pengrajin tahu dan tempe di daerah tertentu.

        Baca Juga: Sasar Masyarakat Berpenghasilan Rp1,8 Juta-Rp2,5 Juta, Pemerintah Godok Skema Bantuan Non-Tunai

        Berikut daftar stimulus ekonomi yang disiapkan pemerintah pada semester II-2026:

        • Tarif khusus PPh Final Royalti 1,5 persen untuk penulis nasional.
        • Diskon tiket kereta, kapal Pelni, ASDP, dan subsidi PPN tiket pesawat saat libur sekolah.
        • Diskon tiket transportasi dan subsidi tiket pesawat saat periode Natal dan Tahun Baru.
        • Bea masuk 0 persen untuk impor LPG industri petrokimia dan bahan baku plastik.
        • Program magang untuk 150 ribu peserta.
        • Program pelatihan vokasi bagi lulusan SMK dan pekerja terdampak PHK.
        • Bantuan beras 10 kilogram untuk 33,24 juta penerima.
        • Bantuan stabilisasi harga kedelai bagi pengrajin tahu dan tempe.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: