- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
KKES Lampaui Target Laba 156%, Optimistis Lanjutkan Pertumbuhan di 2026
Kredit Foto: KKES
PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk (KKES) optimistis mencapai target kinerja sepanjang 2026 setelah membukukan realisasi penjualan dan laba bersih di atas target hingga Mei 2026. Perseroan juga berhasil mencatatkan laba bersih pada kuartal I/2026 setelah mengalami rugi pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Direktur Utama PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk Kiki Rusmin Sadrach mengatakan hingga Mei 2026 perseroan telah melampaui target operasional yang ditetapkan manajemen.
“Berdasarkan realisasi kinerja hingga Mei 2026, Perseroan telah mencapai 107% dari target penjualan dan 156% dari target laba bersih yang ditetapkan untuk periode year-to-date Mei 2026. Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa strategi yang kami jalankan berada pada jalur yang tepat serta memperkuat keyakinan manajemen untuk mencapai target kinerja tahun 2026,” ujar Kiki dalam paparan publik.
Optimisme tersebut didukung oleh pertumbuhan kinerja pada kuartal I/2026. Perseroan membukukan penjualan sebesar Rp51,64 miliar, meningkat 8,2% dibandingkan Rp47,73 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Kenaikan penjualan ditopang kontribusi dari berbagai segmen usaha. Segmen Paint, Coating, Ink, Thinner, Plastic & Resin menjadi kontributor terbesar dengan porsi 39,3% terhadap total penjualan. Posisi berikutnya ditempati segmen Adhesive, Textile, Rubber, Foam & Sole dengan kontribusi 31,2%, sementara segmen Food & Drink menyumbang 11,4% dari total pendapatan.
“Pertumbuhan penjualan tersebut menunjukkan aktivitas industri domestik yang terus membaik. Seiring meningkatnya tingkat produksi pelanggan di berbagai sektor, permintaan terhadap bahan baku yang kami distribusikan juga mengalami peningkatan sehingga memberikan dampak positif terhadap kinerja Perseroan,” kata Kiki.
Pertumbuhan pendapatan yang diikuti pengendalian beban usaha turut memperbaiki profitabilitas. Laba bruto meningkat 11,8% menjadi Rp7,40 miliar dari Rp6,62 miliar pada kuartal I/2025.
Perseroan juga membalikkan posisi rugi menjadi laba. Pada kuartal I/2026, KKES membukukan laba bersih sebesar Rp44 juta, dibandingkan rugi bersih Rp1,42 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Dari sisi neraca, total aset perseroan meningkat 6,4% menjadi Rp138,09 miliar per 31 Maret 2026 dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp129,78 miliar. Kenaikan tersebut terutama ditopang peningkatan piutang usaha dan persediaan seiring bertumbuhnya aktivitas penjualan.
Sementara itu, total liabilitas naik 12,2% menjadi Rp75,92 miliar, terutama berasal dari peningkatan utang bank jangka pendek dan utang usaha untuk mendukung kebutuhan modal kerja. Adapun total ekuitas tercatat relatif stabil di level Rp62,17 miliar.
Direktur dan Corporate Secretary PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk Melly Elita mengatakan struktur permodalan perseroan masih berada dalam kondisi sehat.
“Dengan demikian, rasio debt-to-equity (DER) tercatat sekitar 1,22 kali, yang masih berada pada tingkat yang dapat dikelola dan sejalan dengan karakteristik industri distribusi bahan baku dan kimia. Selain itu, current ratio sebesar 1,62 kali menunjukkan kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek tetap berada pada level yang sehat,” ujar Melly.
Baca Juga: Bedah Kinerja RANS Perusahaan Raffi Ahmad: Laba Turun, Pendapatan Melemah, IPO Tetap Jalan
Baca Juga: Absen Bagi Dividen, BBRM Fokuskan Laba Bersih 2025 untuk Pengadaan Armada Kapal Baru
Di tengah target pertumbuhan tahun ini, perseroan juga memperoleh mandat baru dari produsen kimia global BASF.
“Ada kabar baik per tanggal 1 Mei 2026, Perseroan ditunjuk sebagai distributor tunggal oleh BASF untuk produk Asam Format di wilayah Pulau Jawa dan sekitarnya yang mempunyai pangsa pasar terbesar. Seperti kita ketahui BASF adalah salah satu produsen kimia terbesar di dunia asal Jerman,” kata Kiki.
Manajemen menyatakan akan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian di tengah tantangan eksternal, termasuk dinamika geopolitik global, fluktuasi nilai tukar, dan perubahan kondisi pasar. Perseroan berfokus memperkuat penetrasi pasar, menjaga efisiensi operasional, serta mengoptimalkan peluang pertumbuhan di berbagai segmen industri sepanjang 2026.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: