Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        9 Guru ASN di Brebes Jadi Tersangka Kasus Aplikasi Presensi Ilegal, Ribuan ASN Diduga Terlibat

        9 Guru ASN di Brebes Jadi Tersangka Kasus Aplikasi Presensi Ilegal, Ribuan ASN Diduga Terlibat Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Sebanyak sembilan guru berstatus aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Brebes ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus aplikasi presensi ilegal. Mereka diduga memperoleh keuntungan dengan menjual aplikasi kepada ASN yang ingin memanipulasi kehadiran.

        Kasus ini terungkap setelah Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Brebes menemukan dugaan kecurangan pada sistem presensi ASN. Untuk memastikan adanya penyalahgunaan, BKPSDMD sengaja menonaktifkan aplikasi absensi selama dua hari.

        "Untuk mengetahui para pengguna itu, BKPSDMD mematikan sistem absen aplikasi dari tanggal 29 sampai 30 April. Selama waktu itu, ada kejanggalan. Banyak ASN yang tetap melakukan absen dengan aplikasi itu meski sudah tidak aktif," kata Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah.

        Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada kepolisian. Polres Brebes membentuk tim gabungan yang melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi, mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan ahli pidana dan ahli ITE.

        Hasil penyelidikan menetapkan sembilan orang sebagai tersangka. Mereka memiliki peran berbeda, mulai dari pembuat aplikasi ilegal, penyedia rekening penampung hasil penjualan, hingga pengedar dan pengguna aplikasi tersebut. Seluruh tersangka kini ditahan di Rumah Tahanan Kelas IIB Brebes.

        Baca Juga: Pendaftaran Bantuan Insentif Guru ASN dan PPPK 2026 Sebesar Rp2,5 Juta? Confirm?

        Sementara itu, hasil penelusuran BKPSDMD menunjukkan sekitar 3.000 ASN diduga menggunakan aplikasi presensi ilegal tersebut. Pengguna berasal dari berbagai instansi, termasuk tenaga kesehatan, pejabat, dan didominasi oleh guru.

        "Hasil temuan sementara ada 3.000 ASN pengguna. Ada nakes dan juga beberapa pejabat. Paling banyak guru dan nakes," ujar Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Bagikan Artikel: