Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Intervensi Donald Trump Tak Mampu Selamatkan Amerika di Piala Dunia 2026

        Intervensi Donald Trump Tak Mampu Selamatkan Amerika di Piala Dunia 2026 Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Harapan Amerika Serikat (AS) gagal melaju ke perempat final Piala Dunia 2026. Padahal tim tersebut dilaporkan telah mendapatkan keistimewaan menyusul manuver dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump ke Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA).

        Trump sebelumnya turun tangan meminta peninjauan kembali hukuman untuk Striker Amerika Serikat, Folarin Balogun. Ia diketahui  menerima kartu merah langsung saat timnya mengalahkan Bosnia dan Herzegovina pada babak 32 besar.

        Baca Juga: Iran Akan Berikan 'Hadiah' bagi Negara Pendukungnya Saat Perang dengan Amerika Serikat

        FIFA mengabulkan permintaan tersebut dan menangguhkan hukuman larangan satu pertandingan terhadap Balogun. Langkah tersebut menuai kritik luas dari suporter, pengamat, hingga pemain sepak bola karena dinilai sebagai bentuk intervensi politik terhadap urusan olahraga.

        Pendukung Amerika Serikat di Stadion Seattle sendiri menyambut hal tersebut dengan antusias. Sorakan paling meriah diberikan kepada Balogun. Ketika susunan pemain diumumkan, sorakan tersebut bahkan mengalahkan sambutan untuk Kapten Tim Amerika Serikat Christian Pulisic.

        Namun dukungan puluhan ribu suporter tak mampu mengubah jalannya pertandingan. Penyerang andalan tersebut memang akhirnya diizinkan tampil, namun kehadirannya gagal menyelamatkan tuan rumah dari kekalahan telak 1-4 atas Belgia pada babak 16 besar.

        Belgia langsung memimpin pada menit kesembilan melalui Charles De Ketelaere. Ia memanfaatkan umpan rekan satu timnya untuk membobol gawang dari Matt Freese.

        Amerika sempat menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas Malik Tillman. Akan tetapi, keunggulan itu hanya bertahan sebentar. De Ketelaere kembali mencetak gol pada menit ke-33 melalui sundulan memanfaatkan umpan dari Leandro Trossard.

        Tim Negeri Paman Sam juga melakukan kesalahan fatal pada babak kedua. Kiper Matt Freese gagal mengantisipasi bola panjang dan kehilangan penguasaan bola setelah ditekan De Ketelaere. Hans Vanaken kemudian memanfaatkan situasi tersebut untuk mencetak gol ketiga Belgia.

        Petaka bagi Amerika semakin lengkap ketika adanya kejadian cedera terhadap Christian Pulisic. Ia harus ditarik keluar lapangan. Kehilangan pemain terbaiknya membuat permainan mereka semakin menurun. Balogun di sisi lain sempat memperoleh beberapa peluang emas yang gagal dikonversi menjadi gol.

        Adapun Romelu Lukaku memastikan kemenangan Belgia menjadi 4-1. Ia sukses memanfaatkan kesalahan bek Chris Richards.

        Amerika Serikat dengan hal itu kembali gagal menembus perempat final piala dunia untuk pertama kalinya sejak edisi 2002.

        Baca Juga: Diungkap Prabowo, Ini Pesan Indonesia untuk Pemimpin Singapura: Kemakmuran Tak Akan Pernah Datang...

        Kekalahan ini sekaligus menunjukkan bahwa keputusan federasi sepak bola mengizinkan salah satu pemain tim itu kembali bermain tidak mampu mengubah nasib tim tuan rumah di Piala Dunia 2026.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: