Agenda Rapat Donald Trump Bocor, Amerika Diam-diam Bersiap Hadapi Perang Panjang dengan Iran
Kredit Foto: Istimewa
Amerika Serikat (AS) dilaporkan mulai mempersiapkan skenario menghadapi konflik berkepanjangan dengan Iran. Media Israel mengungkapkan bahwa sekutunya ituĀ tengah menyusun berbagai opsi militer dan keamanan apabila eskalasi antara kedua negara terus meningkat.
Dikutip dariĀ Channel 12, Presiden Amerika Serikat Donald Trump diam-diam menggelar pertemuan dengan para penasihat senior dan tim keamanan nasional guna membahas langkah pemerintah selanjutnya dalam menghadapi Iran.
Baca Juga: Terungkap usai Sidang Dokter Tifa: Secara Fakta, Jokowi Tak Memiliki Ijazah dalam Bentuk Digital
Menurut laporan tersebut, pemerintah setempat memperkirakan konflik dapat berlangsung dalam hitungan beberapa hari hingga satu bulan, bergantung pada langkah Iran. Semua itu akan tergantung dari ada tidaknya serangan lanjutan terhadap kapal-kapal komersial di Selat Hormuz.
"We're going to slap them a bit so they understand we're not fucking around," kata pejabat tersebut, seperti dikutip Channel 12, Jumat (10/7).
Laporan itu juga menyebut pemerintah terkait sedang mempertimbangkan sejumlah opsi untuk meningkatkan tekanan terhadap Iran. Salah satu skenario yang dibahas adalah memberlakukan kembali blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan dari Iran.
Langkah tersebut sebelumnya pernah disinggung Trump. Namun hingga kini belum ada keputusan resmi yang diambil. Channel 12 menyebut banyak pejabat di lingkaran presiden mendukung opsi tersebut sebagai respons atas meningkatnya ketegangan.
Media Israel itu juga mengungkap bahwa saat ini pemerintah setempat disebut belum menginginkan eskalasi terbaru diikuti oleh Israel. Fokus utama mereka masih berada pada penanganan konflik secara langsung dengan Teheran.
Adapun Israel mulai menyiapkan berbagai langkah antisipasi apabila konflik berkembang menjadi lebih luas. Salah satu kekhawatiran yang muncul adalah kemungkinan pihaknya menjadi target serangan dari Iran
Militer Israel (IDF) dan Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) juga terus melakukan koordinasi untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan perkembangan situasi.
Laporan mengenai persiapanmenghadapi konflik yang lebih panjang ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Hal ini muncul usai serangkaian aksi saling serang antara Washington dan Teheran.
Eskalasi tersebut memicu kekhawatiran bahwa konflik dapat meluas dan berdampak pada stabilitas kawasan, termasuk keamanan jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz.
Baca Juga: Akibat Protes, Mesir Malah Dikecam FIFA: Siapa Pun Tak Boleh Ragukan Integritas Wasit di Piala Dunia
Hingga laporan Channel 12 dipublikasikan, belum ada pernyataan resmi yang mengonfirmasi rincian skenario maupun opsi militer yang disebut sedang dipertimbangkan. Namun, laporan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah setempat disebut tengah bersiap menghadapi kemungkinan konflik dengan Iran berlangsung lebih lama daripada yang sebelumnya diperkirakan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: