Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        IHSG Diprediksi Kembali Menguat, Ini 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas

        IHSG Diprediksi Kembali Menguat, Ini 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman mengatakan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin (10/8/2026). Optimisme tersebut didukung oleh kinerja IHSG pada perdagangan sebelumnya yang berhasil naik 1,04%.

        Penguatan pasar saham domestik juga diikuti aksi beli investor asing. Asing tercatat membukukan net buy sekitar Rp917 miliar.

        Sejumlah saham menjadi sasaran utama pembelian investor asing. Lima emiten yang paling banyak dikoleksi asing yakni BBRI, TPIA, ANTM, TINS, dan BRPT.

        "Melihat kondisi tersebut, IHSG diperkirakan masih memiliki ruang untuk bergerak positif. Dalam proyeksinya, level support IHSG berada di 6.320-6.370, sedangkan area resistance berada di 6.440-6.520," kata dia dalam riset hariannya.

        Dia turut memberikan sejumlah saham yang dapat dicermati investor melalui strategi trading idea hari ini. Enam saham yang masuk daftar tersebut adalah BMTR, TINS, DSSA, EMAS, RAJA, dan MLPL.

        Berikut strategi perdagangan yang disiapkan BNI Sekuritas:

        1. BMTR

        Saham BMTR direkomendasikan speculative buy pada area Rp114-Rp116 per saham. Investor dapat mempertimbangkan cut loss jika harga turun di bawah Rp114 per saham, dengan target terdekat Rp119-Rp123 per saham.

        2. TINS

        TINS masuk rekomendasi speculative buy di kisaran Rp3.840-Rp3.860 per saham. Batas cut loss berada di bawah Rp3.820 per saham, sementara target harga terdekat Rp3.900-Rp3.940per saham.

        3. DSSA

        Untuk DSSA, strategi yang diberikan adalah speculative buy pada rentang Rp955-Rp975 per saham. cut loss ditetapkan di bawah Rp950 per saham, dengan target terdekat Rp985-Rp1.005 per saham.

        4. EMAS

        Saham EMAS direkomendasikan speculative buy pada kisaran Rp7.400-Rp7.475 per saham. Investor dapat memasang batas cut loss di bawah Rp7.400 per saham, dengan target harga Rp7.550-Rp7.625 per saham.

        Baca Juga: BEI Lelang 11 Saham Hasil Buyback pada 1 September, Investor Ritel Tak Bisa Ikut

        Baca Juga: Saham FUTR Meroket 37,69% dalam Sepekan, BEI Awasi Pergerakannya

        Baca Juga: Ini Daftar Terbaru 54 Emiten yang Berstatus Saham HSC BEI, Apa Saja?

        5. RAJA

        RAJA menjadi pilihan speculative buy dengan area pembelian Rp900-Rp905 per saham. Batas risiko berada di bawah Rp890 per saham, sedangkan target terdekat dipatok pada Rp920-Rp945 per saham.

        6. MLPL

        Untuk MLPL, strategi yang digunakan adalah buy if break di level Rp102 per saham. Jika berhasil menembus level tersebut, saham berpotensi menuju Rp104-Rp108 per saham. Sementara cut loss berada di bawah Rp99 per saham.

        Dia menyebut, rekomendasi tersebut merupakan pandangan dan strategi perdagangannya untuk menjadi bahan pertimbangan investor dalam mengambil keputusan di pasar saham.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dian Ihsan
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: