Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Jejak Denny Indrayana Terbongkar: Setelah ke Australia, Tiba-tiba Muncul di Kasus Ijazah Jokowi...

        Jejak Denny Indrayana Terbongkar: Setelah ke Australia, Tiba-tiba Muncul di Kasus Ijazah Jokowi... Kredit Foto: Instagram/Denny Indrayana
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Ketua Umum Jokowi Mania (Jokman) Nusantara Andi Azwan membongkar perjalanan politik dari Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana. Hal tersebut menyusul upaya mantan menteri itu yang keras kepada meminta dokumen pendidikan dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

        Menurut Andi, terdapat rangkaian peristiwa yang menurutnya menarik untuk dicermati. Denny dikatakannya pernah menjadi kader partai politik, kemudian maju dalam kontestasi dari Pilkada Kalimantan Selatan. Namun ia tidak berhasil memenangkan pertarungan tersebut.

        Baca Juga: Soal Kabinet Bayangan Era Prabowo, Rocky Gerung: Kelihatannya... Bukan Menggantikan, Enggak Tuntas

        “Ia mencoba lagi peruntungan sebagai Caleg dari Demokrat. Juga gagal kembali. Setelah itu dia berangkat ke Australia. Ini yang menarik, terus tiba-tiba muncul di kasus ijazah pak Jokowi” kata Andi, dikutip Sabtu (15/8/2026).

        Denny kemudian terlihat mendampingi Roy Suryo. Keduanya berada dalam satu tim dalam perkara yang berkaitan dengan polemik ijazah Jokowi. Ia memperkirakan kemunculan tersebut terjadi sekitar November.

        Menurut Andi, Denny sempat cukup aktif muncul di sejumlah stasiun televisi dan pemberitaan. Namun, aktivitas tersebut kemudian kembali meredup.

        “Kalau tidak salah ia mendampingi Roy Suryo. Ada beberapa bulan muncul di stasiun televisi kemudian menghilang kembali,” terangnya.

        Kini, Denny kembali mencuat dalam polemik dokumen pendidikan, tetapi kali ini fokus sorotan yang diungkit berkaitan dengan ijazah Gibran.

        Denny diketahui menjadi salah satu pihak yang aktif mempertanyakan dokumen pendidikan Gibran. Bahkan, Denny menggelar sayembara terkait ijazah itu yang kini telah mencapai hadiah Rp250 juta.

        Perjalanan Denny tersebut menurutnya perlu dilihat sebagai satu rangkaian ketika publik menilai intensitas keterlibatannya dalam polemik ijazah. Ia menilai polemik tersebut dapat menjadi sarana untuk membangun kembali eksistensi dari Denny.

        “Jadi kalau kita lihat di sini, ini adalah semacam pansos lah,” ujar Andi.

        Sebelumnya, Eks Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Denny Indrayana membuat langkah tak biasa di tengah polemik mengenai ijazah milik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

        Ia membuka sayembara bagi siapa pun yang mampu menunjukkan atau mendapatkan ijazah sekolah menengah pertama atau sederajat milik politikus muda itu, dengan hadiah uang tunai sebesar Rp100 juta.

        Baca Juga: Di Balik Prabowo 'Giat' Pajaki Rakyat Indonesia: Tak Ada Pilihan Gegara 'Ugal-ugalan' Jokowi

        “Siapa pun yang bisa menunjukkan atau mendapatkan ijazah sekolah menengah pertama/sederajat mas wapres, akan saya berikan hadiah Rp100 juta. Tadinya mau Rp1 miliar, tapi istri saya bilang, ‘aduh, kebanyakan.’ Maklum kita tidak punya berangkas dengan emas dan dolar,” kata Denny.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: