Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        MGLV Siapkan Ekspansi Data Center, Dapat Fasilitas Rp4 Triliun

        MGLV Siapkan Ekspansi Data Center, Dapat Fasilitas Rp4 Triliun Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) menyiapkan ekspansi bisnis data center dengan dukungan fasilitas pendanaan hingga Rp4 triliun dari Nextier Datamate Center (NDC). Pendanaan tersebut akan digunakan untuk memperkuat kapasitas pusat data sekaligus mendukung pengembangan bisnis perseroan.

        Untuk memperkuat struktur permodalan, MGLV juga berencana menerbitkan maksimal 285.732.512 saham baru atau sekitar 285,73 juta saham melalui mekanisme hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Saham baru tersebut memiliki nilai nominal Rp20 per saham.

        Rencana rights issue masih menunggu persetujuan pemegang saham serta pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 7 September 2026.

        Adapun dana hasil rights issue, setelah dikurangi biaya-biaya, akan digunakan untuk sejumlah kebutuhan strategis. Salah satunya untuk pelunasan terkait pengambilalihan Nextier Askara Center (NAC) dan Nextier GenAi Center (NGC).

        Selain itu, dana tersebut akan dialokasikan untuk pembayaran lebih awal utang MGLV kepada NDC, modal kerja perseroan dan/atau anak usaha, belanja modal, serta pengembangan bisnis data center.

        Ekspansi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas bisnis sekaligus memperkuat kondisi keuangan konsolidasi MGLV. Perseroan melihat bisnis data center sebagai salah satu sumber pertumbuhan pendapatan dan profitabilitas ke depan.

        NAC sendiri telah beroperasi secara komersial dengan kapasitas 6 MW saat diakuisisi. Data center tersebut mulai menghasilkan pendapatan sejak Mei 2026 dan telah memiliki kegiatan operasional serta sumber pendapatan yang berjalan.

        Baca Juga: Emiten Happy Hapsoro (RATU) Percepat Private Placement, Target Dana Rp1,62 Triliun

        Baca Juga: Emiten Milik Prajogo (CUAN) Siap Jadi Pengendali Baru SINI

        Baca Juga: BEI Pantau 6 Saham Ini, 5 Langsung Kena Koreksi

        Setelah pengembangan NAC dan NGC, MGLV menargetkan kapasitas data center yang dikelolanya meningkat signifikan dari kapasitas NAC saat ini. Peningkatan kapasitas tersebut diharapkan membuka ruang pertumbuhan pendapatan perseroan.

        Meski demikian, kontribusi NAC dan NGC terhadap kinerja keuangan MGLV akan bergantung pada perkembangan operasional dan tingkat utilisasi, serta kondisi industri, pasar, dan faktor bisnis lainnya.

        Siapkan Sejumlah Transaksi Korporasi

        Di luar rencana ekspansi data center, MGLV juga meminta persetujuan pemegang saham atas sejumlah transaksi korporasi.

        Perseroan berencana melakukan divestasi anak usaha senilai Rp121,47 miliar kepada Trijaya Wisesa Makmur (TWM). MGLV juga mengusulkan pengalihan aset dan kewajiban senilai Rp1,9 miliar kepada TWM.

        Pada saat yang sama, terdapat rencana pengambilalihan NAC dan NGC dari NDC senilai Rp1,9 miliar. Perseroan juga akan melakukan pengalihan piutang dari NDC selaku kreditur dengan nilai Rp668,6 miliar.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Merlina Aryanti
        Editor: Dian Ihsan

        Bagikan Artikel: