Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Harap Waspada dan Mulai Hidup Lebih Sehat karena di Tahun 2040 Diprediksi...

Harap Waspada dan Mulai Hidup Lebih Sehat karena di Tahun 2040 Diprediksi... Kredit Foto: Pexels/Miguel Á. Padriñán
Warta Ekonomi -

Kanker adalah penyakit yang dianggap berbahaya dan menakutkan oleh semua orang. Oleh karena itu,masyarakat diminta waspada dan serius menjaga kesehatan.

Pasalnya, Global Cancer Observatory (Globocan) memprediksi bahwa akan ada ledakan kasus kanker di dunia sebanyak 28,4 juta pada 2040 atau naik 47 persen dari 2020.

Pengurus dan Pengelola Hotline Service Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) Nitta Suzanna mengatakan, peningkatan tersebut menunjukkan adanya perubahan gaya hidup yang membuat masyarakat rawan terkena kanker.

Baca Juga: Gula Jagung Lebih Sehat untuk Penderita Diabetes, Eitss Kata Siapa? Hati-Hati! Pahami Dulu Hal Ini

“Walaupun tak ada riwayat dari keluarga, seseorang itu masih sangat rentan terkena kanker,” ujarnya kepada GenPI.co, Rabu (27/10).

Menurut Nitta, faktor keturunan itu hanya berpengaruh sebesar tiga persen jika seseorang terkena kanker.

“Jadi, jangan santai-santai saja dan merasa aman jika tak ada riwayat kanker di keluarga sebelumnya,” ungkapnya.

Kondisi tersebut pun makin serius untuk kasus penyakit kanker payudara. Pasalnya, kanker payudara bisa dipengaruhi oleh ketidakseimbangan hormon dalam tubuh.

Oleh karena itu, masyarakat harus bisa menjaga pola hidup sehat untuk menyeimbangkan hormon dalam tubuh dan mengurangi risiko terkena kanker payudara.

Baca Juga: Hmm… Apakah Gula Aren Lebih Aman Dikonsumsi Penderita Diabetes?

“Jaga makan dan olahraga teratur. Coba hindari makanan mengandung kedelai, seperti tahu, tempe, dan kecap manis, untuk menjaga keseimbangan hormon estrogen,” tuturnya.

Selain itu, hindari juga kebiasaan makan makanan instan. Nitta menyarankan agar masyarakat mengolah sendiri makanan yang dikonsumsi.

“Walaupun lebih ribet, tetapi menyiapkan makanan sendiri merupakan gaya hidup sehat yang paling signifikan,” paparnya.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Bayu Muhardianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan