Beberapa Ormas Sering 'Bertingkah', Henry Subiakto: Harus Ditindak Tegas

Beberapa Ormas Sering 'Bertingkah', Henry Subiakto: Harus Ditindak Tegas Kredit Foto: Istimewa

Staf Ahli Menkominfo bidang Komunikasi dan Media Masa yang juga Guru Besar Universitas Airlangga, Profesor Henry Subiakto ikut mengutuk kekerasan yang dilakukan sejumlah personil Organisasi Masyarakat (Ormas) ke petugas.

Henry menyebut setiap kelompok atau ormas yang melakukan tindakan anarkis wajib diberi tindakan tegas.

“Kelompok manapun yg anarkhis melawan petugas harus ditindak tegas. Negeri ini tdk boleh mentolerir kekerasan dan pelanggaran hukum, siapapun pelakunya,” kata Henry dikutip Fajar.co.id di akun Twitternya @henrysubiakto, Jumat (26/11/2021).

Baca Juga: Anggota Pemuda Pancasila 'Bertingkah', Polda Metro Jaya Ambil Langkah

Seperti diketahui, Sebanyak 21 orang anggota ormas Pemuda Pancasila ditangkap petugas Polda Metro Jaya sebagai buntut aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh di di Gedung DPR/MPR/DPD, Kamis (25/11/2021).

Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan tersangka terhadap 15 anggota Pemuda Pancasila karena membawa senjata tajam.

Adapun 15 tersangka tersebut dipersangkakan Pasal 2 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api dan tajam.

Baca Juga: Oknum Pemuda Pancasila Bertingkah, Polisi: Unjuk Rasa Memiliki Izin tetapi Tidak dengan Kericuhannya

Lima orang lainnya masih menjalani pemeriksaan dan satu orang lainnya masih diperiksa secara terpisah atas dugaan pengeroyokan terhadap Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali.(msn/fajar)

Investasi terbaik ialah investasi leher ke atas. Yuk, tingkatkan kemampuan dan keterampilan diri Anda dengan mengikuti kelas-kelas di WE Academy. Daftar di sini.

Lihat Sumber Artikel di Fajar.co.id Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Fajar.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Fajar.co.id.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini