Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Meringis Euy Lihatnya! Para Miliarder Indonesia Harus Ikhlas Berlapang Dada Hartanya Merosot Tajam!

Meringis Euy Lihatnya! Para Miliarder Indonesia Harus Ikhlas Berlapang Dada Hartanya Merosot Tajam! Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Lebaran telah usai, namun harta kekayaan para taipan dan miliarder Indonesia mengalami kemerosotan. Orang terkaya di Indonesia, pemilik Grup Djarum, R Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono merasakan kekayaannya merosot USD1,8 miliar alias Rp26,1 triliun.

Meski demikian, Budi Hartono masih bertengger di kursi No. 1 dengan kekayaan yang mencapai USD21,5 miliar (Rp311,7 triliun).

Sementara itu Michael Bambang Hartono berada di posisi No. 2 dengan kekayaan USD20,7 miliar atau Rp300,1 triliun.

Baca Juga: Cryptocurrency Merah Berdarah, Pengusaha Ini Sampai Terdepak dari Daftar Miliarder Forbes!

Selain duo Grup Djarum, taipan sawit Martua Sitorus juga merasakan kekayaannya menurun USD87 juta atau Rp1,2 triliun. Harta kekayaannya kini 'tinggal' USD2,8 miliar atau sekitar Rp40,6 triliun. Terlebih Martua Sitorus juga diduga terlibat terkait kasus mafia minyak goreng. 

Setelah itu ada pemilik Trans Corp., Chairul Tanjung yang kekayaannya ikut tergerus USD721 juta atau setara dengan Rp10,4 triliun. Kini, kekayaan CT menjadi USD7,8 miliar (Rp113 triliun).

Kemudian, harta kekayaan Prajogo Pangestu, pemilik Barito Pacific juga turun USD183 juta menjadi USD5,4 miliar atau setara Rp77,2 triliun.

Adapun penyebab menguapnya kekayaan para taipan ini disinyalir karena Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah pada akhir perdagangan sesi pertama Senin (9/5/2022) yang akhirnya berimbas ke berbagai sentimen buruk dalam dan luar negeri seminggu terakhir.

Baca Juga: Gandeng Pemkab Bogor, Bank Bjb Perluas Layanan Perbankan Bagi Pemerintah Daerah

Baca Juga: Pendukungnya Sebut Anies Kerap Diserang Isu Hoaks, Waketum Partai Garuda Sentil: Jika Tidak Mampu Menari, Jangan Salahkan Lantainya

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Akurat.

Penulis: Fajria Anindya Utami
Editor: Fajria Anindya Utami

Advertisement

Bagikan Artikel: