Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kasus Covid-19 Kembali Tembus di Angka 2.000, Masyarakat Diminta Perketat Prokes

Kasus Covid-19 Kembali Tembus di Angka 2.000, Masyarakat Diminta Perketat Prokes Kredit Foto: Antara/Wahyu Putro A
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah melaporkan data penambahan kasus harian Covid-19 di Indonesia pada Selasa (28/6/2022) sebanyak 2.167 kasus baru.

Dengan tambahan kasus itu, jumlah total kasus Covid-19 yang ditemukan di Indonesia sejak Maret 2020 hingga hari ini menjadi 6.084.063 kasus. Berdasarkan data yang sama, ada penambahan 1.170 kasus sembuh Covid-19. Sehingga total kasus sembuh kini sebanyak 5.912.025 orang.

Sementara untuk kasus kematian akibat Covid-19 bertambah 3. Dengan demikian, total orang meninggal dunia menjadi 156.728 jiwa. Untuk kasus aktif Covid-19 di Indonesia pada Senin ini tercatat ada sebanyak 15.310 kasus.

Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof. Zubairi Djoerban berharap kenaikan kasus Covid-19 tidak mengakibatkan peningkatan yang berkelanjutan di Indonesia.

"Tembus 2.167 kasus per hari ini (28/6/2022). Kasus aktif 15.310. Jumlah pasien di Wisma Atlet sebanyak 110 pasien. Positivity rate lebih dari 10%. Mari berharap kenaikan kasus Covid-19 ini tidak mengakibatkan peningkatan yang berkelanjutan di Indonesia, termasuk kasus aktif," kata Zubairi dalam keterangannya, Selasa (28/6/2022).

Sebelumnya, Zubairi juga terus mengingatkan, risiko penularan Covid-19 di Indonesia saat ini sudah sampai pada level tinggi. Kondisi tersebut berbahaya bagi masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, orang lanjut usia, juga orang yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid.

Baca Juga: Kedatangan Jokowi di Jerman Disambut Cuaca Cerah, Sosok Wanita Menunggu, Siapa Dia?

Untuk itu, Zubairi mengingatkan masyarakat tetap lakukan pencegahan infeksi secara disiplin. "Tetap prokes dan jaga sistem kesehatan, agar tak terbebani," pesannya.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Editor: Boyke P. Siregar

Tag Terkait:

Bagikan Artikel:

Video Pilihan