'Kalau Nggak Ketemu Kebangetan! Orang Tubuhnya Terpisah, Dikubur Semen Bisa Ketemu Kok' Omongan Firli ke Mahfud MD Soal Kasus Brigadir J
Kredit Foto: Antara/Nova Wahyudi
Setelah kurang lebih 1 bulan lamanya kasus tewasnya Brigadir J di rumah Ferdy Sambo berjalan, akhirnya rangkaian peristiwa yang sebenarnya terungkap.
Mengenai perkembangan ini, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD mengatakan penanganan kasus ini J harus dilakukan dengan hati-hati. Hal itu karena tersangka pelaku internal Polri sehingga perlu penanganan khusus.
Mahfud pun mengibaratkan penanganannya kasus tewasnya Brigadir J seperti menangani orang yang sulit melahirkan dan terpaksa dilakukan operasi 'caesar'.
"Karena terjadi di internal Polri gitu. Ini harus hati-hati agar Polrinya selamat. Seperti yang sering saya katakan, ada fenomena psychopolitis juga ada psychohierarki juga sehingga kemudian kelompok-kelompok juga. Nah itu kan agak sulit kalau tidak melalui operasi caesar," ujar Mahfud dalam jumpa pers yang disiarkan dari Youtube Kemenko Polhukam, Selasa (9/8/2022).
Kata Mahfud, pengungkapan kasus pembunuhan Brigadir J bukan hal mudah, karena melibatkan pejabat tinggi Polri.
Ia pun menceritakan pendapat Ketua KPK Firli Bahuri yang merupakan purnawirawan Polri.
Firli, kata Mahfud, menyampaikan bahwa kasus pembunuhan Brigadir J seharusnya mudah diungkap. Namun karena melibatkan pejabat tinggi Polri sehingga menjadi rumit untuk diselesaikan.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Editor: Bayu Muhardianto