Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Jenderal Besar Rusia Blak-blakan Layangkan Ancaman: Perang Nuklir Telah Berlangsung

Jenderal Besar Rusia Blak-blakan Layangkan Ancaman: Perang Nuklir Telah Berlangsung Kredit Foto: Reuters/Alexander Ermochenko
Warta Ekonomi, Moskow -

Seorang jenderal besar Rusia mengatakan bahwa perang nuklir sedang berlangsung dalam perang yang sedang berlangsung dengan Ukraina, mengantarkan rasa aman baru yang meningkat hampir enam bulan ke dalam konflik.

Mayor Jenderal Valery Vasiliev, menurut sebuah posting Telegram yang diterbitkan pada Senin (8/8/2022) oleh badan nuklir negara Ukraina Energoatom, mengatakan bahwa Rusia telah menambang Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhzhia dan bahwa ia memiliki komando garnisun. Vasiliev dengan blak-blakan menyatakan bahwa "akan ada tanah Rusia atau gurun yang hangus."

Baca Juga: Ada Risiko Sangat Besar Jika Rusia Kuasai Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Ukraina

"Kami tidak menyembunyikannya dari musuh. Kami memperingatkan mereka," kata Vasiliev, menurut postingan tersebut, dilansir Newsweek.

"Musuh tahu bahwa stasiun itu akan menjadi milik Rusia atau bukan milik siapa pun. Kami siap untuk konsekuensi dari langkah ini. Dan Anda, pejuang-pembebas, harus memahami bahwa kami tidak memiliki cara lain. Dan jika ada perintah terberat, kami harus memenuhinya dengan hormat!" tambahnya.

Ancaman tersebut dilaporkan telah dikonfirmasi oleh pejabat Ukraina—termasuk Andriy Yusov, perwakilan pers untuk Kementerian Pertahanan Ukraina—yang mengatakan unit militer Rusia telah mengambil alih pabrik tersebut.

Berita itu muncul di tengah laporan bahwa Rusia merusak tiga sensor radiasi dan melukai seorang pekerja di pembangkit listrik itu dalam serangan kedua dari dua serangan akhir pekan lalu, menurut Al Jazeera.

Penembakan fasilitas nuklir terbesar di Eropa dianggap sebagai "teror nuklir Rusia" oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Hal ini juga mendapat tanggapan keras dari Rafael Grossi, direktur jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Grossi, bersama dengan pejabat IAEA lainnya, menginginkan akses langsung ke lokasi untuk menilai kerusakan dan mekanisme keamanan.

"Saya sangat prihatin dengan penembakan di pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa, yang menggarisbawahi risiko yang sangat nyata dari bencana nuklir yang dapat mengancam kesehatan masyarakat dan lingkungan di Ukraina dan sekitarnya," kata Grossi dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga: J Trust Bank Bidik Pembiayaan KPR Capai Rp 25 Miliar Per Bulan di 2023

Editor: Muhammad Syahrianto

Advertisement

Bagikan Artikel: