Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Waduh! Soal Brigadir J Dihambat, Jenderal Listyo Harus Tegas, Segera Tuntaskan Kasus Ferdy Sambo!

Waduh! Soal Brigadir J Dihambat, Jenderal Listyo Harus Tegas, Segera Tuntaskan Kasus Ferdy Sambo! Kredit Foto: Antara/ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kasus kematian Brigadir J tak bisa terus berlarut-larut, Polri diminta untuk tanpa ragu menindak tegas oknum bawahannya yang diduga terlibat dengan kasus yang menyeret Irjen Ferdy Sambo tersebut.

Akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta Moh Ali Irvan mengatakan hal ini harus dilakukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo guna mengembalikan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Baca Juga: Operasi Penyuapan Terbongkar, DPR Diam Soal Brigadir J Gegara Kecipratan Dana dari Ferdy Sambo?!

"Kapolri jangan ragu untuk menuntaskan kasus ini. Tindak tegas jika ada oknum di kepolisian yang mencoba menghambat pengungkapan kasus ini," katanya dalam keterangan resmi, Minggu (14/8/2022).

Ali juga menyoroti dugaan adanya manuver dari oknum petinggi Polri untuk sengaja memperlambat penyelesaian kasus Brigadir J.

Dia pun meminta kepada Kabareskrim yang secara khusus bertindak dalam penanganan kasus ini untuk segera menuntaskan kasus ini agar bisa segera dibawa ke pengadilan.

"Kabareskrim jangan main-main. Jutaan rakyat menunggu babak akhir dari kasus ini. Jangan berlarut-larut seperti sinetron," katanya.

Baca Juga: Wah! Dipengaruhi Ferdy Sambo, Anggota Komisi III DPR Mau Coba Setir IPW Soal Kasus Brigadir J!

Sebelumnya, Tim Khusus Polri menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus penembakan Brigadir J dengan sangkaan pembunuhan berencana.

Baca Juga: Saran Buat Megawati, PDIP Bakal Menang Pilpres 2024, Jika Duetkan Ganjar dengan Sosok ini: Rekor 3 Kali Berturut-turut

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: