Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Gelar Rakornas, Menteri PPPA Tekankan Pentingnya Konvergensi Kebijakan Perlindungan Perempuan & Anak

Gelar Rakornas, Menteri PPPA Tekankan Pentingnya Konvergensi Kebijakan Perlindungan Perempuan & Anak Kredit Foto: KemenPPPA
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga, menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tahun 2022, dan menekankan pentingnya Konvergensi Kebijakan dan Program Perlindungan Perempuan dan Anak.

Bintang saat membuka secara resmi Rakornas PPPA di Tangerang, Banten, Selasa (13/9/2022) kemarin, mengatakan untuk mencapai hasil yang optimal dalam upaya perlindungan perempuan dan anak maka perlu dilakukan konvergensi dalam kebijakan dan program yang dilaksanakan oleh berbagai pihak. 

Baca Juga: Menteri PPPA Bantah Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak di Indonesia Meningkat

"Konvergensi tersebut dilakukan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, sampai pada monitoring dan evaluasi," kata Menteri PPPA dalam keterangannya, Selasa (13/9/2022).

Rakornas itu digelar selama dua hari yang diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi yang berkontribusi positif dan bermakna bagi terwujudnya konvergensi kebijakan dan program perlindungan perempuan dan anak.

Baca Juga: Kasus Kekerasan di Ponpes Gontor Jadi Perhatian Menteri PPPA hingga Kementerian Agama

Selain memperkuat komitmen, Rakornas juga bertujuan untuk memastikan keselarasan progam dan kegiatan Perlindungan Perempuan dan Anak di tingkat pusat dan antara pusat dan daerah, serta terciptanya mekanisme monitoring dan evaluasi secara bersama dan berkelanjutan.

Menteri PPPA pada kesempatan itu mengatakan upaya melindungi perempuan dan anak membutuhkan kerja sama, koordinasi, dan sinergi antarlembaga terkait (K/L atau OPD); antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan Pemerintah Desa; serta antara Pemerintah/Pemda dengan lembaga masyarakat, lembaga profesi, dunia usaha, dan media. 

Baca Juga: Kenapa Kebiasaan Bersih-Bersih Rumah Dapat Meredakan Stres?

Penulis: Rena Laila Wuri
Editor: Ayu Almas

Bagikan Artikel: