Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Pabrik Gula Mulai Dipisahkan, Bos PTPN XI Meminta Syarat Begini

Pabrik Gula Mulai Dipisahkan, Bos PTPN XI Meminta Syarat Begini Kredit Foto: Mochamad Ali Topan
Warta Ekonomi, Surabaya -

Manajemen PT Perkebunan Nusanatara (PTPN) XI mulai restrukturisasi bisnis gula PTPN Group, di antaranya dengan memulai audit sebelum proses pemisahan (spin-off) pabrik gula.

Direktur PTPN XI, R. Tulus Panduwidjaja, menjelaskan bahwa pelaksanaan spin-off merupakan rangkaian tahapan proses restrukturisasi bisnis gula PTPN Group yang merupakan 1 dari 88 proyek strategis Kementrian BUMN sebagaimana tertuang dalam Roadmap Kementrian BUMN. Aksi korporasi ini bertujuan untuk turut berkontribusi terhadap mewujudkan aspirasi Pemerintah dalam mencapai swasembada gula. 

Baca Juga: PTPN VIII Gaet Telkom, Siap Hadapi Tantangan Logistik di Sektor Perkebunan

"Salah satu tahapan pemisahan atau spin-off pabrik gula, dilakukan audit oleh auditor independen, sehingga lebih objektif dalam penilaian aset dan liabilitas PTPN XI," terang Tulus Panduwidjaja di Surabaya, Senin (14/09/2022)

Sementara itu, Komisaris sekaligus Ketua Komite Audit PTPN XI, Tumik Kristianingsih, berharap target waktu audit dipatuhi dan manajemen konsisten serta mensupport penyampaian seluruh data yang diperlukan, utamanya data aset-aset dan kewajiban Perusahaan.

"Kick off Meeting Audit yang dilakukan saat ini dimaksudkan menilai aset dan liabilitas perusahaan yang akan dialihkan atau spin-off ke Sugar Co," ujarnya.

Adapun, terhadap isu yang krusial dan berpengaruh signifikan, Tumik mengatakan pihaknya meminta manajemen dan auditor untuk fokus dan mencermati bersama sehingga audit berjalan tepat waktu dan pelaksanaan spin-off tidak mengalami hambatan.

Baca Juga: PTPN XIV Fasilitasi Vaksinasi Bagi Penyandang Disabilitas

Di sisi lain, Komisaris Utama PTPN XI, Osmar Tanjung, menyatakan holding Perkebunan Nusantara PTPN III atau PTPN Grup membentuk Sugar Company (Sugar Co) dengan nama PT Sinergi Gula Nusantara, entitas tunggal (single entity) dengan cara spin-off dan menggabungkan 35 pabrik gula (PG) milik PTPN Grup sebagai bagian dari program restrukturisasi bisnis gula.

"Kami dan manajemen PTPN XI sepakat dan berkomitmen untuk mensukseskan proses restrukturisasi bisnis gula PTPN Group berdasarkan tata kelola perusahaan yang baik untuk wujudkan korporasi Perkebunan Nusantara yang lebih baik," pungkas Osmar.

Baca Juga: Begini Strategi BRI Tingkatkan Penyaluran Kredit Konsumer di 2022

Penulis: Mochamad Ali Topan
Editor: Ayu Almas

Advertisement

Bagikan Artikel: