Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Bos Shopee Akui Bergantung Pada Dana Eksternal: Kami Harus Mandiri

Bos Shopee Akui Bergantung Pada Dana Eksternal: Kami Harus Mandiri Kredit Foto: The Straits Times
Warta Ekonomi, Jakarta -

Masa kejayaan Shopee seakan sedang di ujung tanduk. Pada 15 September, Bloomberg melaporkan bahwa eksekutif di Sea Limited akan melepaskan gaji mereka dan memperketat pengeluaran perusahaan karena menavigasi kondisi ekonomi.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh CEO Sea Ltd, Forrest Li dalam memo internal 1.000 kata kepada staf. Ia mengatakan bahwa para bos-bos besar mereka tidak akan mengambil kompensasi tunai sampai perusahaan mencapai kondisi stabil dan mandiri.

Melansir dari berbagai sumber, perusahaan juga disebut-sebut akan membatasi perjalanan bisnis ke tarif penerbangan kelas ekonomi, dengan biaya makan perjalanan dibatasi hingga USD30 (Rp450 ribu) per hari.

Baca Juga: Mengintip Surat Bos Shopee Kepada Karyawannya: Kami Tidak Mengantisipasi...

Mereka juga akan membatasi pengeluaran untuk menginap di hotel untuk perjalanan bisnis menjadi USD150 (Rp2,2 juta) per malam. Kemudian, mereka juga akan memotong penggantian untuk tagihan makan dan hiburan dengan tujuan untuk menjadi arus kas positif sesegera mungkin

Sea telah berjuang di era kenaikan suku bunga, percepatan inflasi, dan pasar yang bergejolak. Li memprediksi bahwa ini bukan sekadar badai yang lewat, melainkan dapat bertahan dalam jangka panjang.

“Satu-satunya cara bagi kami untuk membebaskan diri dari ketergantungan pada modal eksternal adalah menjadi mandiri, menghasilkan cukup uang untuk semua kebutuhan dan proyek kami sendiri,” ungkap Li.

Sea melihat nilai pasarnya melonjak menjadi lebih dari USD200 miliar (Rp3.000 triliun) Oktober lalu karena unit game dan e-commerce melonjak popularitasnya selama pandemi, tetapi sahamnya telah jatuh sejak saat itu dan sekarang hanya bernilai USD27 miliar (Rp406 triliun).

Baca Juga: OJK Bakal Evaluasi Semua Produk Saving Plan di Industri Asuransi

Penulis: Fajria Anindya Utami
Editor: Fajria Anindya Utami

Advertisement

Bagikan Artikel: