Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Dukung Kesehatan Lansia, Ajinomoto Berpartisipasi dalam Indonesia International Senior Health and Wellness Exhibition

Dukung Kesehatan Lansia, Ajinomoto Berpartisipasi dalam Indonesia International Senior Health and Wellness Exhibition Kredit Foto: Ajinomoto
Warta Ekonomi, Jakarta -

Populasi lansia secara global terus mengalami peningkatan jumlah, termasuk di Indonesia, dimana Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) dari Badan Pusat Statistik mencatat jumlah populasi lansia sebanyak 10.48% pada bulan Maret 2022. 

Memasuki usia lansia, secara alamiah tubuh akan mengalami penuaan yang ditandai dengan terjadinya perubahan bentuk fisik dan fungsi tubuh yang mulai menurun. Selain itu timbul juga beberapa masalah yang harus dicermati terutama pada asupan nutrisi. Seiring bertambahnya usia, regenerasi sel reseptor indera pengecap cenderung melambat yang mengakibatkan kemampuan pengecapan agak menurun, sehingga berakibat pada menurunnya selera makan para lansia. 

Padahal, peningkatan selera makan menjadi salah satu cara membantu dalam pemenuhan asupan gizi yang baik, yang berujung pada perbaikan kondisi fisik dan kualitas hidup lansia.  Buruknya, karena kurangnya kepekaan indra perasa – garam cenderung ditambahkan pada makanan. Padahal garam adalah komponen yang perlu dibatasi terutama untuk mereka yang berusia lanjut.

Baca Juga: Lansia Wajib Tahu, WHO Sebut 200 Juta Jiwa Terkena Inkontinensia Urine

Head of Public Relations Department PT Ajinomoto Indonesia, Grant Senjaya mengatakan jika peduli pentingnya diet rendah garam terutama untuk para lansia, perusahaan memiliki program Bijak Garam yang sedang digiatkan. Bijak Garam merupakan cara untuk mengurangi konsumsi garam namun mempertahankan rasa tetap lezat.

"Kami sudah melakukan studi akan program Bijak Garam ini pada dua Panti Wreda di Yogyakarta, bekerjasama dengan Universitas Gadjah Mada. Hasil studi tersebut menunjukkan hasil yang sangat positif yaitu turunnya angka siastol dan diastol pada target, dan perbaikan parameter lainnya seperti grip strength dan HbA1C. Event ini merupakan saat yang tepat untuk mengedukasi pentingnya diet garam untuk kesehatan masyarakat terutama untuk para lansia”, ujarnya.

Baca Juga: Ajinomoto Terus Berupaya untuk Berkontribusi Tingkatkan Harapan Hidup Sehat dan Kurangi Dampak Lingkungan

Ajinomoto pun bergabung dan mendukung Indonesia International Senior Health and Wellness Exhibition - Senior Expo 2023. Menurut Grant, jika sebagai bagian dari afiliasi perusahaan Ajinomoto di seluruh dunia yang berpusat di Jepang, secara kolektif perusahaan memiliki 2 tujuan besar pada 2030 yaitu memperpanjang harapan hidup sehat 1 miliar orang di seluruh dunia dan mengurangi 50% dampak lingkungan dari kegiatan bisnis.

“Untuk mencapai 2 hal tersebut, kami seluruh karyawan di Ajinomoto Indonesia bertransformasi menjadi Health Provider. Sebagai Health Provider Ajinomoto, kami semua sangat bersemangat untuk membagikan hasil positif ini, bagaimana Bijak Garam bisa membantu memperpanjang harapan hidup sehat masyarakat Indonesia, pada event ini.  Ajinomoto berharap semoga kontribusi kami bisa berguna untuk masyarakat Indonesia”, ujar Grant. 

Sementera itu, Direktur PT Media Artha Sentosa, Teddy Halim, yang menjadi penyelenggara Senior Expo mengutarakan jika acara ini diadakan untuk mendukung peningkatan kualitas hidup populasi lansia, dari berbagai sisi, termasuk kesehatan, kemandirian, serta berbagai kegiatan yang dapat ditekuni atau dilakukan oleh para lansia.

“Fokus Senior Expo juga menitikberatkan pada pendekatan preventif, bagaimana berbagai produk dan jasa yang dihadirkan pada kegiatan ini dapat membantu kita semua mempersiapkan masa lansia dan para lansia dalam menjalani kehidupan yang berkualitas,” tutup Teddy. 

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri

Advertisement

Bagikan Artikel: