Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Target SDGs Tinggal 7 Tahun Lagi, Bappenas Dorong Aksi Nyata dari Seluruh Pihak

Target SDGs Tinggal 7 Tahun Lagi, Bappenas Dorong Aksi Nyata dari Seluruh Pihak Kredit Foto: Bappenas
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kementerian PPN (Bappenas) menyatakan bahwa aksi nyata seluruh pihak  angat penting untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (TPB/SDGs) di 2030, yang selaras dengan Visi Indonesia Emas 2045. 

Menteri Suharso mengungkapkan bila pandemi Covid-19 dan krisis global menimbulkan disrupsi capaian sejumlah target TPB/SDGs sehingga kebijakan inovatif harus menjadi prioritas. 

Salah satu tantangan terbesar adalah Tujuan Tanpa Kemiskinan, tujuan yang terpengaruh Perang Ukraina dan Rusia serta embargo, kenaikan, dan inflasi sejumlah komoditas pangan. 

“Bagi Indonesia, produksi pangan juga menurun akibat gagal panen yang disebabkan perubahan iklim, kekeringan, hingga hama dan tingginya harga input produksi. Sektor pangan sangat bergantung pada ketersediaan, keberlanjutan, dan inovasi teknologi sumber daya air serta energi,” ujar Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (9/11/2023). 

Baca Juga: Kepala Bappenas: Transisi Energi Bawa Ekonomi Indonesia Tumbuh Kuat

Data Roadmap 2023 oleh Tim Koordinasi Nasional SDGs mencatat bahwa lebih dari sekitar 62 persen dari 224 indikator TPB/SDGs, yakni 138 indikator telah tercapai, dan 14 persen atau 31 indikator menunjukkan tren membaik atau akan tercapai. 

Di 2022, seluruh pilar pembangunan TPB/SDGs menunjukkan kemajuan cukup progresif, terutama pada Pilar Pembangunan Lingkungan dan Pilar Pembangunan Hukum dan Tata Kelola. 

Sementara itu, persentase terbesar dari indikator yang memerlukan perhatian khusus pada Pilar Pembangunan Sosial, sehingga perlu didorong melalui upaya percepatan agar kembali on-track sesuai target yang ditetapkan.

Untuk membahas tujuh tahun tersisa bagi Indonesia dan dunia dalam pencapaian TPB/SDGs di 2030, Kementerian PPN menyelenggarakan SDGs Annual Conference (SAC) 2023 bertema “Air, Energi, dan Pertanian menuju Ketahanan Pangan Berkelanjutan” sesuai fokus Tujuan 2 Tanpa Kelaparan, Tujuan 6 Air Bersih dan Sanitasi Layak, Tujuan 7 Energi Bersih dan Terjangkau, serta Tujuan 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. 

“Melalui Konferensi Tahunan SDGs tahun ini, kita dapat meneguhkan kembali komitmen pencapaian TPB/SDGs dengan seluruh pihak berperan aktif dan berkolaborasi,” jelasnya.

Baca Juga: Di Depan OECD, Bappenas Pamer Strategi Indonesia Kembangkan Ekonomi Biru

Lebih lanjut ia menuturkan jika sebagai bentuk apresiasi pemerintah Indonesia atas kinerja seluruh pihak untuk mencapai target TPB/SDGs, Indonesia’s SDGs Action Awards 2023 menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian pelaksanaan SAC 2023 yang berlangsung sejak akhir pekan, meliputi fun bike 33K, fun run/walk 10K, hingga penanaman 1.000 pohon di kampus Universitas Gadjah Mada. Tahun ini merupakan kali kedua Kementerian PPN/Bappenas memberikan penghargaan Indonesia’s SDGs Action Awards. 

“Saya mengharapkan Indonesia’s SDGs Action Awards makin menguatkan motivasi seluruh pemangku kepentingan dan juga masyarakat untuk terus bersama-sama bekerja secara nyata dan konkret demi tercapainya target-target TPB/SDGs, yang berarti juga tercapainya target-target pembangunan nasional,” pungkas Menteri Suharso.

Baca Juga: Erick Thohir Bakal Kembali Laporkan Dua Dapen yang Dikelola BUMN ke Kejagung

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitriyani
Editor: Annisa Nurfitriyani

Advertisement

Bagikan Artikel: