Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Daripada Gen Z, Generasi Milenial Ternyata Lebih Banyak Utangnya!

Daripada Gen Z, Generasi Milenial Ternyata Lebih Banyak Utangnya! Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Sebanyak 45% generasi milenial ternyata memiliki utang yang lebih banyak daripada generasi X maupun generasi Z. hal tersebut berdasarkan riset yang dilakukan oleh Jakpat dan Lintar Financial.

Berdasarkan riset tersebut, generasi yang lahir pada tahun 1981 hingga 1996 itu tercatat memiliki beberapa kredit seperti kartu kredit, kredit tanpa agunan (KTA) hingga kredit kendaraan bermotor. Sementara generasi X dan generasi Z masing-masing hanya memiliki utang 40% dan 30% saja.

Secara spesifik, generasi milenial mempunyai persentase yang cukup tinggi di setiap kategori pinjaman. Pada kategori KTA dan kartu kredit, generasi ini mendominasi dengan angka 16%. Sedangkan generasi X dan Z hanya 13% dan 8% saja. Kemudian untuk kategori lainnya, sebanyak 15% generasi milenial diketahui memiliki cicilan kendaraan, sementara generasi X hanya sebesar 11% dan generasi Z hanya 13%.

Lebih lanjut, generasi milenial kebanyakan menanggung cicilan kendaraan sebesar Rp1 juta hingga Rp1,5 juta. Angka ini tercatat lebih besar daripada generasi X dan generasi Z yang sebagian besar dari mereka hanya membayar sekitar Rp500.000 – Rp1 juta.

Riset tersebut dilakukan berdasarkan survei untuk mengetahui tingkat literasi keuangan dari lintas generasi. Survei itu melibatkan sebanyak 1.295 responden yang menunjukkan apa saja kredit yang mereka miliki, keikutsertaan kelas keuangan, asuransi, serta rencana masa depan mereka.

Dari hal tersebut, masih minim masyarakat yang melek literasi keuangan dan investasi. Sebanyak 27% responden mengaku melakukan investasi, sementara 63% lainnya mengalokasikan pendapatan per bulannya untuk ditabung dan 17% sisanya menyisihkan uang untuk asuransi.

Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah Melemah, Masyarakat dengan Utang Dolar Wajib Waspada

Lebih lanjut, berdasarkan riset tersebut, diketahui bahwa 4 dari 10 orang menabung kurang dari Rp500.000 per bulannya. Sementara yang bisa menabung di atas Rp2,5 juta hanya 10%. Di lain sisi, 70% responden lainnya berinvestasi di bawah Rp1 juta tiap bulannya. Lalu, 9% responden lainnya mengaku berinvestasi dengan nominal Rp5 juta.

Kendati tidak menanggung banyak kredit seperti generasi milenial, generasi Z memiliki kesadaran yang lebih rendah untuk investasi, tabungan dan asuransi. 

“Hanya 59% generasi Z yang mengalokasikan uangnya untuk tabungan, 29% melakukan investasi, dan 19% memiliki asuransi. Milenial cukup tinggi, yakni menabung sebanyak 66%, investasi 29%, dan asuransi 19%,” ucap Lead Researcher Jakpat, Farida Hasna dalam keterangannya yang dikutip Warta Ekonomi, Sabtu (22/6/2024). 

Menurut Hasna, faktor yang melatarbelakangi generasi Z mempunyai kesadaran rendah dalam investasi adalah pendapatan mereka yang lebih rendah serta minim pengalaman dalam mengelola keuangan. Dirinya memaklumi bahwa generasi Z juga memiliki beberapa cicilan seperti cicilan kendaraan. Sehingga, edukasi mengenai alokasi keuangan, khususnya kepada generasi Z, perlu ditingkatkan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Uswah Hasanah
Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: