Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

PLN UIP JBB Perkuat Ketahanan Pangan dan UMKM di Jakarta Lewat Program TJSL Berbasis Dampak

PLN UIP JBB Perkuat Ketahanan Pangan dan UMKM di Jakarta Lewat Program TJSL Berbasis Dampak Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (UIP JBB) berkomitmen memastikan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan memberikan dampak nyata. Program ini dirancang untuk tidak sekadar menyalurkan bantuan, melainkan menciptakan kemandirian yang berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui program budidaya ikan dan sistem hidroponik di Kelurahan Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Sejak dimulai pada Juni 2025, inisiatif ini difokuskan pada pemberdayaan Paguyuban Pengelola Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) setempat sebagai motor penggerak kegiatan di lapangan.

Dalam pelaksanaannya, PLN UIP JBB menyediakan dukungan berupa sarana prasarana fisik serta pelatihan teknis pengelolaan usaha bagi para peserta. Program ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan masyarakat sekaligus memicu pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal yang berbasis pada kekuatan komunitas.

Baca Juga: Tanam 38 Ribu Mangrove, PLN UIP JBB Tegaskan Komitmen Konservasi Lingkungan di Kawasan Pesisir

Melalui pendekatan pemberdayaan, program ini telah melibatkan sedikitnya 112 pemangku kepentingan, yang terdiri dari pengelola RPTRA, pelaku UMKM perikanan dan sayuran, kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga, masyarakat sekitar, hingga mitra pendukung. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi kunci terciptanya ekosistem usaha yang produktif dan berkelanjutan di wilayah perkotaan padat penduduk.

Kegiatan ini juga sejalan dengan konsep Electrifying Agriculture, yaitu pemanfaatan teknologi berbasis listrik dalam kegiatan pertanian dan perikanan. Dengan penggunaan peralatan listrik yang efisien, warga diharapkan mampu menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan kualitas dan daya saing hasil produksi.

General Manager PLN UIP JBB, Yasir, menegaskan bahwa keberhasilan program TJSL tidak diukur dari besarnya bantuan yang disalurkan, melainkan dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

Baca Juga: PLN Hadirkan Program Desa Siaga Bencana, Perkuat Kesiapsiagaan Wilayah Pesisir di Pluit

“PLN berkomitmen menghadirkan program TJSL yang benar-benar memberi dampak. Melalui program budidaya ikan dan hidroponik ini, kami ingin mendorong masyarakat menjadi lebih mandiri, produktif, dan berdaya secara ekonomi. Ketahanan pangan dan penguatan UMKM menjadi fondasi penting bagi pembangunan yang inklusif,” ujar Yasir, Selasa (30/12/2025).

Menurutnya, keberlanjutan program menjadi perhatian utama PLN UIP JBB. Oleh karena itu, monitoring dan evaluasi terus dilakukan untuk memastikan program berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan mampu berkembang dalam jangka panjang.

Antusiasme dan partisipasi aktif masyarakat Kelurahan Kebagusan menunjukkan bahwa program ini relevan dengan kondisi dan kebutuhan warga. Selain meningkatkan kapasitas keterampilan, program ini juga membuka peluang usaha baru yang dapat menambah penghasilan keluarga serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal.

Melalui implementasi program TJSL berbasis dampak, PLN UIP JBB berharap dapat terus menciptakan nilai sosial dan ekonomi yang nyata bagi masyarakat, serta memperkuat hubungan yang harmonis dan berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal, inklusif, dan berwawasan lingkungan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat

Advertisement

Bagikan Artikel: