Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Wamen Imigrasi Kunjungi IWIP, Perkuat Dukungan Investasi

Wamen Imigrasi Kunjungi IWIP, Perkuat Dukungan Investasi Kredit Foto: IWIP
Warta Ekonomi, Jakarta -

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Silmy Karim, melakukan kunjungan kerja ke Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Halmahera Tengah, Maluku Utara, pada 12–13 Januari 2026, untuk memperkuat dukungan layanan dan pengawasan keimigrasian bagi aktivitas investasi di kawasan industri strategis tersebut.

Dalam kunjungan tersebut, Silmy bersama jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan meninjau langsung fasilitas keimigrasian di bandara khusus domestik IWIP. Rombongan juga mengunjungi sejumlah infrastruktur utama kawasan, antara lain pelabuhan, pembangkit listrik, fasilitas pengolahan nikel, serta industri baterai yang menjadi bagian dari rantai hilirisasi mineral.

Silmy menegaskan kehadiran layanan keimigrasian di kawasan industri memiliki peran strategis dalam menjaga ketertiban mobilitas tenaga kerja dan kelancaran investasi. Menurut dia, pertumbuhan aktivitas industri berskala besar membutuhkan dukungan keimigrasian yang adaptif dan responsif.

Baca Juga: IWIP Salurkan Bantuan Kemanusiaan bagi Korban Banjir dan Longsor di Sumatera

“Potensi ekonomi di kawasan ini menuntut pelayanan keimigrasian yang kuat dan responsif agar aktivitas industri dan investasi dapat berjalan optimal,” ujar Silmy dalam keterangannya.

Ia menambahkan, penguatan peran Imigrasi di IWIP tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan hasil sinergi lintas kementerian dan lembaga. Silmy menyoroti kolaborasi antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Badan Karantina, serta unsur TNI dan Polri.

“Kami melihat kehadiran sinergi yang kuat di Kawasan Industri Weda Bay antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Badan Karantina, serta unsur TNI dan Polri dalam menjaga agar IWIP berjalan sesuai aturan dan mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.

Baca Juga: Kawasan Industri Dukung Kinerja Positif Industri Manufaktur

Silmy juga menyampaikan bahwa IWIP telah berkembang menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis hilirisasi nikel. Nilai investasi di kawasan tersebut tercatat mencapai sekitar Rp500 triliun, dengan tingkat pertumbuhan ekonomi kawasan sekitar 20 persen per tahun, jauh di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional.

Dari sisi pengelola kawasan, Direktur PT IWIP Scott Ye menilai kunjungan Wakil Menteri Imigrasi memperkuat koordinasi antara pemerintah dan pengelola kawasan industri. Menurutnya, kehadiran pemerintah secara langsung di lapangan menjadi faktor penting dalam memastikan kepatuhan operasional.

“Kami menyambut baik kunjungan Wakil Menteri dan jajaran kementerian terkait. Kehadiran pemerintah di lapangan sangat penting untuk memastikan bahwa operasional kawasan industri, termasuk pengelolaan tenaga kerja dan mitra internasional, berjalan sesuai dengan ketentuan dan sejalan dengan arah kebijakan nasional,” ujar Scott Ye.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri

Advertisement

Bagikan Artikel: