Kredit Foto: Uswah Hasanah
PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII) berencana menggelar penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue.
Dalam aksi ini, Perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 684.937.500 saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham. Rencana tersebut akan terlebih dahulu dimintakan persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Maret 2026.
Manajemen menjelaskan, dana yang diperoleh dari PMHMETD I akan dialokasikan untuk kebutuhan modal kerja. Dengan bertambahnya modal, struktur permodalan Perseroan diharapkan semakin solid sehingga perusahaan memiliki pendanaan yang memadai untuk menjalankan strategi usaha ke depan.
"Selain itu dengan dilakukannya PMHMETD ini, maka Perseroan akan memenuhi Ekuitas minimum sebagaimana dipersyaratkan dalam Peraturan OJK No. 23 Tahun 2023 Tentang Perizinan Usaha dan Kelembagaan Perusahaan Asuransi, Perusahaan Asuransi Syariah, Perusahaan Reasuransi dan Perusahaan Reasuransi Syariah pasal 56 angka 2 huruf a," ujar manajemen.
Baca Juga: Terungkap Pelaku Transaksi Penjualan Rp6,9 Triliun Saham BUMI, Ini Tujuannya
Pelaksanaan PMHMETD tersebut akan direalisasikan dalam jangka waktu tidak lebih dari 12 bulan sejak tanggal diperolehnya persetujuan RUPSLB.
Manajemen mengingatkan adanya potensi dilusi bagi pemegang saham yang tidak menggunakan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD).
"Dengan dilaksanakannya penambahan modal melalui PMHMETD I dalam jumlah sebanyak-banyaknya 684.937.500 lembar saham, maka pemegang saham yang tidak melaksanakan HMETD yang diperolehnya dapat terdilusi paling banyak 16,67%," terang manajemen.
Baca Juga: BNBR Bakal Tambah Modal Lewat Rights Issue Usai Akuisisi Tol Cimanggis Cibitung
Melalui aksi ini, YOII optimistis dapat memperkuat fondasi permodalan sekaligus menjaga kepatuhan terhadap ketentuan regulator, sehingga ruang ekspansi bisnis ke depan menjadi lebih terbuka.
Sementara itu, saham YOII pada perdagangan Rabu (21/1) ditutup stagnan di level Rp108. Dalam sebulan terakhir, sahamnya tercatat menanjak 9,09%.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait:
Advertisement