Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Ratusan Saham Berguguran, OJK Sebut Karena Harganya Sudah Tinggi

Ratusan Saham Berguguran, OJK Sebut Karena Harganya Sudah Tinggi Kredit Foto: OJK
Warta Ekonomi, Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai anjloknya ratusan saham pada perdagangan Senin (2/2/2026) dipicu oleh aksi rebalancing portofolio investor terhadap saham-saham yang sebelumnya telah naik terlalu tinggi. OJK menyebut tekanan harga terutama terjadi pada saham-saham dengan valuasi yang sudah mahal, sementara saham berfundamental baik justru mencatatkan penguatan.

Pejabat Sementara (Pjs) Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan pergerakan pasar saham hari ini mencerminkan penyesuaian portofolio investor, bukan pelemahan menyeluruh berbasis fundamental.

“Kalau kita lihat hari ini saham-saham yang turun adalah saham-saham yang selama ini memang harganya sudah tinggi begitu ya. Jadi kalau kita melihat investor melakukan rebalancing portofolio mereka,” ujar Friderica di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (2/2/2026).

Baca Juga: Buat IHSG Ambruk Berjilid-jilid, Ini Hasil Pertemuan OJK, BEI Hingga Danantara dengan MSCI

Menurut dia, di tengah koreksi pasar, saham-saham dengan fundamental yang baik justru mengalami kenaikan harga.

“Kalau kita lihat saham-saham yang fundamentalnya bagus itu naik ya. Jadi ini satu hal yang positif bahwa investor melihat untuk saham-saham yang fundamentalnya bagus mengalami kenaikan hari ini,” katanya.

Friderica menegaskan, tekanan harga saham yang terjadi tidak terlepas dari kenaikan harga yang sebelumnya sudah terlalu tinggi.

“Tetapi saham-saham yang turun hari ini kebanyakan adalah dari saham-saham yang memang secara harga sudah naiknya terlalu tinggi,” ujarnya.

Baca Juga: Akhiri Net Sell Empat Hari, OJK Ungkap Asing Net Buy Rp54,9 Miliar

Data perdagangan menunjukkan tekanan jual yang signifikan di pasar saham. Mengacu pada data RTI, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup ambles 406,87 poin atau 4,88% ke level 7.922,73. Sepanjang perdagangan, IHSG sempat menyentuh level terendah di 7.820,22.

Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 720 saham ditutup melemah, sementara hanya 58 saham yang menguat dan 36 saham tidak mengalami perubahan harga.

Aktivitas transaksi tercatat cukup tinggi di tengah volatilitas pasar. Hingga penutupan perdagangan, volume transaksi mencapai 50,39 miliar lembar saham dengan frekuensi 2.948.983 kali transaksi. Nilai transaksi yang dibukukan pasar saham mencapai Rp29,17 triliun.

OJK menilai dinamika tersebut mencerminkan selektivitas investor dalam merespons kondisi pasar, dengan melakukan penyesuaian portofolio terhadap saham-saham yang dinilai telah mengalami kenaikan harga berlebihan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri

Bagikan Artikel: