Kredit Foto: Sekretariat Presiden
Secara keseluruhan, empat elemen tersebut membentuk karakter khusus ART Indonesia–AS.
Level penandatanganan, penerimaan substansi, fokus ekonomi, dan kepastian bebas tarif tambahan menjadi kombinasi yang jarang ditemui dalam perjanjian serupa.
Pemerintah menilai struktur ini mempertegas posisi Indonesia sebagai mitra dagang strategis di Asia Tenggara.
Implementasi teknis ke depan akan menentukan seberapa besar dampak ART terhadap arus perdagangan dan investasi bilateral.
Kerangka yang lebih terfokus dan minim isu non-ekonomi, ART diharapkan memberikan kepastian bagi pelaku usaha.
Stabilitas kebijakan dan kepastian tarif menjadi faktor penting dalam mendorong ekspansi perdagangan kedua negara. (*)
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait: