Riza Pasikki: Menambang Panas, Menjaga Integritas, dan Mendorong Akselerasi Geotermal Nasional
Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Padahal, menurutnya, sebagian besar kekhawatiran tersebut lahir dari miskonsepsi mendasar tentang bagaimana sistem geothermal bekerja.
Salah satu isu yang paling sering memicu resistensi adalah luas wilayah kerja panas bumi (WKP).
Ketika masyarakat mendengar angka puluhan hingga ratusan ribu hektare, muncul bayangan seluruh lahan itu akan dibuka.
“Pemahaman awal di masyarakat itu, 70 ribu hektare akan dibuka kawasannya, sehingga sawah saya akan hilang."
"Padahal tidak seperti itu,” jelas Riza.
Ia menegaskan, wilayah kerja tersebut pada dasarnya adalah konsesi bawah tanah, bukan izin pembukaan lahan secara masif seperti tambang terbuka.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait: