Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Industri Otomotif RI Bisa Untung Besar Jika Impor Pikap India Dibatalkan

Industri Otomotif RI Bisa Untung Besar Jika Impor Pikap India Dibatalkan Kredit Foto: Istimewa

Di sisi lain, pengadaan kendaraan produksi nasional dinilai sejalan dengan kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Kebijakan tersebut juga sejalan dengan program Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).

Hari juga mendorong pemerintah untuk memaksimalkan penggunaan kendaraan produksi dalam negeri. Langkah tersebut dinilai dapat membantu mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurutnya, peningkatan produksi otomotif dapat berkontribusi terhadap target pertumbuhan ekonomi 8 persen pada 2029. Industri manufaktur dipandang sebagai salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi.

Di tengah pembahasan tersebut, perusahaan pelaksana program menyatakan akan mengikuti keputusan pemerintah.

‎”Dari DPR bilang apa kami ikut, pemerintah bilang apa kami ikut. Pokoknya kami taat, setia, loyal kepada negara dan rakyat,” kata Joao dikutip dari ANTARA, Senin (23/2/2026).

Sebelumnya rencana impor kendaraan diumumkan sebagai bagian dari program penguatan koperasi desa. Total kendaraan yang direncanakan mencapai 105.000 unit.

Jumlah tersebut terdiri dari kendaraan pikap dan truk untuk kebutuhan operasional koperasi. Distribusi kendaraan dirancang untuk memperkuat jaringan logistik desa.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Amry Nur Hidayat

Bagikan Artikel: