Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kemendagri Sebut 9 Alternatif Sumber Pendanaan Daerah di Tengah Tantangan Fiskal

Kemendagri Sebut 9 Alternatif Sumber Pendanaan Daerah di Tengah Tantangan Fiskal Kredit Foto: Kemendagri

Keempat, mendorong peran sektor swasta melalui kemudahan perizinan dan insentif bagi investasi lokal. Langkah-langkah ini diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat.

Kemendagri menilai strategi pemanfaatan sumber pendanaan yang beragam dapat meningkatkan fleksibilitas APBD. Hal ini memungkinkan pemerintah daerah merespons kondisi ekonomi yang dinamis dengan lebih cepat dan tepat.

Dengan pendekatan akuntabel dan transparan, pengelolaan keuangan daerah diyakini mampu meningkatkan kualitas layanan publik. Optimalisasi belanja dan pendapatan daerah juga mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Sumber pendanaan alternatif juga membuka peluang bagi inovasi keuangan daerah. Misalnya, penggunaan sukuk atau KPDBU dapat menambah kapasitas pembiayaan untuk proyek strategis tanpa membebani APBD rutin.

Kemendagri berharap kepala daerah dapat memanfaatkan setiap sumber pendanaan secara maksimal. Dengan pengelolaan yang tepat, APBD dapat menjadi instrumen efektif untuk mendorong kesejahteraan masyarakat sekaligus pertumbuhan ekonomi lokal.

Baca Juga: 105.000 Mobil Pikap India untuk KDMP Ditunda, Fokus Industri Nasional

Pemahaman menyeluruh terhadap siklus anggaran, sumber pendanaan, dan strategi belanja menjadi fondasi utama tata kelola keuangan daerah yang sehat. Pendekatan ini juga menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah.

Optimalisasi APBD melalui berbagai sumber pendanaan menjadi solusi jangka panjang untuk menghadapi kompleksitas fiskal. Hal ini sekaligus menegaskan peran pemerintah daerah sebagai penggerak pembangunan lokal yang akuntabel dan efektif.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Amry Nur Hidayat

Bagikan Artikel: