Kredit Foto: IBM
Momen Ramadan dan Idulfitri tahun ini tidak hanya menjadi peningkatan aktivitas belanja di toko fisik, tetapi juga meningkatnya pemanfaatan artificial intelligence (AI) dalam mendukung belanja konsumen.
Perilaku konsumen yang semakin terhubung dengan teknologi, mendorong pelaku usaha beradaptasi terhadap pola konsumsi yang lebih terinformasi, terencana, dan berbasis data.
Studi global yang dirilis IBM bersama National Retail Federation (NRF) menunjukkan, 45% konsumen kini memanfaatkan AI dalam proses pengambilan keputusan berbelanja mereka.
AI digunakan untuk riset produk, menafsirkan ulasan, hingga mencari promosi terbaik.
Temuan ini menegaskan konsumen kini datang ke toko dengan preferensi yang lebih terarah dan tujuan pembelian yang semakin jelas, berkat dukungan perangkat digital.
Perubahan ini mencerminkan ekspektasi konsumen yang terus berkembang, di mana mereka kini semakin terintegrasi dalam memanfaatkan kanal ritel fisik dan digital.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait: