Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Vale Kaji Penerbitan Green Bond untuk Dukung Pendanaan Proyek Berkelanjutan

Vale Kaji Penerbitan Green Bond untuk Dukung Pendanaan Proyek Berkelanjutan Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan

Direktur sekaligus Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer PT Vale Indonesia Budiawansyah mengatakan, penerbitan green bond merupakan salah satu instrumen pembiayaan yang semakin banyak dimanfaatkan oleh pelaku industri, untuk mendukung kegiatan usaha yang berkelanjutan.

Menurut dia, skema pembiayaan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sumber dana, tetapi juga dapat meningkatkan nilai tambah bagi perusahaan, melalui penguatan reputasi dan komitmen terhadap praktik bisnis berkelanjutan.

Green bonds ini menarik karena bukan hanya soal menjalankan bisnis secara sustainable, tetapi juga ada nilai yang bisa dikapitalisasi oleh pelaku usaha,” jelas Budi.

Ia menambahkan, perusahaan saat ini terus memperkuat fondasi keberlanjutan, sebagai bagian dari persiapan jika nantinya memanfaatkan instrumen pembiayaan tersebut.

Salah satu indikator yang menjadi perhatian adalah pencapaian perusahaan dalam penilaian standar pertambangan berkelanjutan, termasuk sertifikasi Initiative for Responsible Mining Assurance (IRMA).

Budi menilai pencapaian tersebut menunjukkan tingkat kematangan organisasi dalam menerapkan praktik pertambangan yang bertanggung jawab, yang pada akhirnya dapat menjadi faktor pendukung dalam mengakses pembiayaan hijau di pasar global. 

Baca Juga: Tak Hanya Hasilkan MHP, Vale Buka Peluang Garap Baterai EV ke Depan

"Apalagi dengan catatan sustainability kami yang cukup baik dan juga proses sertifikasi IRMA yang sedang berjalan."

"Itu menjadi salah satu fondasi bagi perusahaan dalam mempertimbangkan skema pembiayaan seperti ini,” tuturnya. (*)

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus