Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Mengintip Harta Kekayaan 5 Kandidat Bos OJK, Siapa Paling Tajir?

Mengintip Harta Kekayaan 5 Kandidat Bos OJK, Siapa Paling Tajir? Kredit Foto: WE
Warta Ekonomi, Jakarta -

Komisi XI DPR RI mengerucutkan lima nama calon petinggi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) setelah pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) pada Rabu (11/3/2026). Para kandidat tersebut diproyeksikan mengisi sejumlah posisi strategis dalam struktur Dewan Komisioner OJK untuk periode berikutnya.

Kelima kandidat tersebut antara lain Friderica Widyasari Dewi yang disebut-sebut menjadi calon Ketua Dewan Komisioner OJK, Hernawan Bekti Sasongko sebagai calon Wakil Ketua Dewan Komisioner, Hasan Fawzi, Dicky Kartikoyono, serta Adi Budiarso.

Berikut laporan harta kekayaan para kandidat yang tercantum dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) para calon petinggi OJK tersebut, antara lain: 

Friderica Widyasari Dewi (Calon Ketua Dewan Komisioner OJK)
Total harta kekayaan per 31 Januari 2025: Rp85,43 miliar
Rincian harta:

  • Tanah dan bangunan: Rp82,8 miliar
  • Alat transportasi dan mesin: Rp700 juta
  • Harta bergerak lainnya: Rp2,35 miliar

Friderica sebelumnya menjabat sebagai pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK setelah Mahendra Siregar dan Mirza Adityaswara mengundurkan diri dari jabatan tersebut.

Hernawan Bekti Sasongko (Calon Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK)

Total harta kekayaan Periodik 2023, dilaporkan 26 Maret 2024: Rp11,66 miliar

Rincian harta:

  • Tanah dan bangunan: Rp3,2 miliar
  • Alat transportasi dan mesin: Rp1,045 miliar
  • Harta bergerak lainnya: Rp5,16 miliar
  • Kas dan setara kas: Rp2,75 miliar
  • Utang: Rp497,7 juta

Aset kendaraan yang dilaporkan antara lain Mercedes Benz sedan, Jaguar sedan, serta Toyota Alphard.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri