Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bapanas Perkuat Stok Cadangan Pangan Nasional Hadapi Ancaman Fenomena El Nino Godzilla

Bapanas Perkuat Stok Cadangan Pangan Nasional Hadapi Ancaman Fenomena El Nino Godzilla Kredit Foto: Antara/Ahmad Muzdaffar Fauzan
Warta Ekonomi, Jakarta -

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mempercepat penguatan stok cadangan pangan pemerintah (CPP). Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi fenomena iklim ekstrem El Nino 'Godzilla'.

Fenomena cuaca tersebut diperkirakan akan mulai terjadi pada April 2026 mendatang. Oleh karena itu, pemerintah fokus melakukan penguatan stok mulai dari komoditas beras hingga minyak goreng.

Deputi I Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa memastikan penguatan stok pangan terus dilakukan. Selain itu, optimalisasi penyerapan produksi dalam negeri menjadi strategi utama dalam menjaga ketahanan pangan.

“Adanya prediksi Godzilla El Nino telah menjadi perhatian pemerintah. Kami memastikan ketahanan stok CPP terus diperkuat agar nanti saat diperlukan, bisa segera disalurkan,” kata Ketut dalam keterangan tertulis, Kamis (26/3/2026).

Bapanas mencatat stok pangan strategis nasional masih dalam kondisi aman hingga 25 Maret 2026. Di samping itu, beras menjadi komoditas dengan jumlah cadangan terbesar dalam sistem pangan nasional.

Stok beras yang dikelola Perum Bulog saat ini telah mencapai angka 4,08 juta ton. Jumlah tersebut tercatat naik sebesar 77,8 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Sebanyak 1,24 juta ton dari total stok tersebut berasal dari penyerapan produksi domestik sejak awal tahun. Sementara itu, stok jagung nasional kini berada pada level sekitar 144.000 ton.

Pemerintah juga mengamankan ketersediaan minyak goreng sebanyak 95.000 kiloliter di gudang cadangan. Selanjutnya, stok gula konsumsi tersedia sebesar 50.000 ton dengan pengelolaan utama berada di bawah ID Food.

Sektor protein hewani turut diperkuat melalui ketersediaan stok daging sapi serta kerbau sebanyak 11.000 ton. Adapun cadangan untuk komoditas daging ayam tercatat sebesar 39 ton yang juga dikelola oleh ID Food.

Baca Juga: BRIN Peringatkan Super El Nino 2026 Ancam Ketahanan Pangan, Kemarau Ekstrem hingga Oktober

Sementara itu, stok telur ayam sebanyak 62 ton berada di bawah pengelolaan Perum Bulog. Penguatan berbagai komoditas ini diharapkan mampu menjadi bantalan bagi masyarakat di tengah ancaman kekeringan ekstrem.

Bapanas terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk menjaga kelancaran distribusi pangan. Terlebih lagi, ketersediaan pasokan di tingkat pasar menjadi fokus utama pemerintah agar harga tetap stabil bagi konsumen.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Christian Andy
Editor: Amry Nur Hidayat