Kredit Foto: Wafiyyah Amalyris K
"Pertanyaannya, apakah kita sebenarnya siap untuk mengubah sistemnya?" Tanya Jasmine.
Researcher ICEL Rabin Daniel menyebut kondisi tersebut berbanding lurus dengan keengganan birokrasi Indonesia, dalam menyepakati inisiatif transisi energi di tingkat internasional.
"Kami mendengarkan memang masih ada, mereka hesitan (ragu) banget."
Baca Juga: Target Puncak Emisi Sektor Energi Indonesia Mundur ke 2038
"Ini sebenarnya bukan cuma KLH ya, tapi terutama ESDM pastinya, mengenai TAF (Transitioning Away from Fossil Fuels)."
"Karena memang mungkin dari blok negosiasi di COP posisinya begitu," ulas Rabin. (*)
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait:
Advertisement