Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Perbaikan Ekstrem Tanpa Mematikan Listrik, Begini Cara Tim PDKB PLN Jaga Idulfitri Tetap Terang

Perbaikan Ekstrem Tanpa Mematikan Listrik, Begini Cara Tim PDKB PLN Jaga Idulfitri Tetap Terang Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Warta Ekonomi, Bandung -

Di balik terang lampu yang tak pernah redup saat malam takbiran hingga hari kemenangan, ada kerja senyap pasukan elit yang bertaruh presisi dan keberanian di ketinggian. 

Mereka adalah tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), ujung tombak teknis PT PLN (Persero) yang memastikan listrik tetap mengalir tanpa jeda, bahkan saat perbaikan krusial dilakukan di jaringan bertegangan tinggi.

Komitmen itu kembali dibuktikan oleh PLN UIT JBT melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Bandung dalam menjaga keandalan listrik selama perayaan Idulfitri 1447 H. 

Tim bergerak cepat mengatasi anomali titik panas (hotspot) pada infrastruktur transmisi Bay New Rancakasumba 1, yang berpotensi mengganggu pasokan listrik di momen krusial.

Langkah ini bukan pekerjaan biasa. Dengan metode PDKB, perbaikan dilakukan dalam kondisi jaringan tetap bertegangan. Artinya, aliran listrik ke pelanggan tetap berjalan normal tanpa pemadaman. Teknik ini membutuhkan keahlian tinggi, ketelitian ekstrem, serta keberanian yang terukur karena risiko yang dihadapi tidak kecil.

General Manager PLN UIT JBT, Handy Wihartady, menegaskan bahwa keandalan pasokan listrik selama Ramadan dan Idulfitri menjadi prioritas utama perusahaan. Menurutnya, listrik bukan sekadar kebutuhan teknis, melainkan bagian dari kebahagiaan masyarakat saat merayakan hari besar.

“Kami menerapkan pola kepemimpinan yang proaktif, kolaboratif, dan berorientasi pada mitigasi risiko. Perbaikan hotspot tanpa padam di Bandung ini adalah wujud nyata dedikasi tim kami di lapangan. Kami pastikan seluruh sistem kelistrikan di Jawa Bagian Tengah dalam kondisi prima,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).

Sementara itu, Manager PLN UPT Bandung, Rudi Wahono, menjelaskan bahwa penanganan hotspot pada komponen T.Clamp Cross Bar merupakan bagian dari strategi pemeliharaan berbasis kondisi atau Condition Based Maintenance.

“Ini adalah langkah preventif dalam menghadapi lonjakan beban puncak Idulfitri. Seluruh proses dilakukan oleh tim PDKB dengan presisi tinggi serta mematuhi SOP keselamatan kerja yang sangat ketat,” jelasnya.

Baca Juga: PLN Tuntaskan Proyek Listrik Data Center Microsoft di Jabar, Sinyal Kuat RI Jadi Pusat Digital Dunia

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kesiapsiagaan PLN tidak hanya bergantung pada sistem, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang andal. Dengan pasukan teknis yang siaga 24 jam dan teknologi pemeliharaan tanpa padam, PLN mampu menjaga stabilitas pasokan listrik di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Melalui langkah strategis ini, PLN semakin menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam menjaga denyut energi nasional, memastikan setiap rumah tetap terang, setiap ibadah berjalan khusyuk, dan setiap momen kebersamaan Idulfitri berlangsung tanpa gangguan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Saepulloh
Editor: Amry Nur Hidayat

Advertisement