Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

AHY Beri Warning! Pantura Terancam, Giant Sea Wall Tak Bisa Ditunda

AHY Beri Warning! Pantura Terancam, Giant Sea Wall Tak Bisa Ditunda Kredit Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

Proyek Prioritas Nasional dan Skema Pembiayaan

Pembangunan Giant Sea Wall menjadi bagian dari program prioritas nasional dalam visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, dengan target pelaksanaan jangka panjang sekitar 15 hingga 20 tahun.

Untuk mempercepat implementasi, pemerintah telah membentuk Badan Otorita Pengelola Pantura Jawa (BUPPJ) pada 25 Agustus 2025 sebagai entitas yang bertugas mengoordinasikan pelaksanaan proyek lintas kementerian dan daerah.

AHY menekankan bahwa proyek ini tidak hanya mengandalkan pendekatan infrastruktur keras (grey solution), tetapi juga akan mengadopsi pendekatan hybrid, termasuk pemanfaatan ekosistem mangrove sebagai solusi alami untuk menahan abrasi dan menyerap karbon.

“Tidak semua harus dibangun dengan pendekatan infrastruktur keras atau grey solution dari barat hingga timur tapi bisa dikombinasikan bisa menggunakan pendekatan yang hybrid dengan yang lebih alami contohnya menggunakan mangrove sebagai penahan natural abrasi,” jelasnya.

Pendanaan proyek juga dirancang menggunakan skema campuran, tidak hanya dari APBN, tetapi juga melalui investasi dan kerja sama pemerintah dengan swasta (public private partnership) baik domestik maupun internasional.

AHY menyebut proyek Giant Sea Wall merupakan mega proyek yang membutuhkan koordinasi lintas sektor dan pemangku kepentingan, mulai dari perencanaan hingga implementasi di lapangan.

Baca Juga: Baru Tiga Bulan, APBN Sudah Tekor Rp240,1 Triliun

Baca Juga: Pemerintah Kucurkan APBN Rp4 Triliun Bangun Flyover di 1.800 Perlintasan Kereta

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, serta komunitas terdampak untuk memastikan efektivitas pelaksanaan.

“oleh karena itu melibatkan banyak pihak dan tidak bisa berdiri sendiri kita harus membangun super team agar berjalan dengan efektif terpadu dari mulai perencanaan, penganggaran,” ujarnya.

Pemerintah menargetkan proyek ini berjalan secara bertahap dengan pengawasan ketat, mengingat skala investasi dan dampaknya yang luas terhadap perlindungan wilayah pesisir serta keberlanjutan ekonomi nasional.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri