Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Mayoritas Kerja Informal, Rata-rata Gaji Pekerja RI Cuma Rp3,29 Juta

Mayoritas Kerja Informal, Rata-rata Gaji Pekerja RI Cuma Rp3,29 Juta Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata upah buruh di Indonesia pada Februari 2026 hanya sebesar Rp3,29 juta per bulan di tengah dominasi tenaga kerja informal dan masih rendahnya kualitas pendidikan pekerja nasional. Data tersebut dirilis dalam laporan Keadaan Ketenagakerjaan Indonesia Februari 2026 yang dipublikasikan pada 5 Mei 2026.  

Dalam laporan tersebut, BPS mencatat sebanyak 59,42% penduduk bekerja atau sekitar 87,74 juta orang masih berada di sektor informal. Sementara pekerja formal hanya mencapai 40,58% atau 59,93 juta orang.  

BPS juga mencatat sebagian besar tenaga kerja Indonesia masih berpendidikan rendah. Sebanyak 35,49% pekerja merupakan lulusan SD ke bawah, sedangkan pekerja berpendidikan Diploma IV hingga S3 hanya sebesar 10,72%.  

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi RI Perkasa, Rp55 Triliun Gaji ke‑13 ASN Disiapkan

Baca Juga: Hari Buruh Jadi Sejarah, RI Terbitkan Perpres Perlindungan Awak Kapal

“Rata-rata upah/gaji buruh/karyawan/pegawai sebulan yang lalu, selanjutnya disebut sebagai upah buruh, berdasarkan hasil Sakernas Februari 2026 tercatat sebesar 3,29 juta rupiah,” mengutip laporan tersebut, Kamis (7/5/2026). 

Secara gender, rata-rata upah buruh laki-laki mencapai Rp3,55 juta, lebih tinggi dibanding perempuan sebesar Rp2,80 juta. Ketimpangan juga terlihat berdasarkan tingkat pendidikan.

Buruh berpendidikan Diploma IV, S1, S2, dan S3 memperoleh rata-rata upah Rp4,77 juta atau sekitar 2,1 kali lebih tinggi dibanding pekerja berpendidikan SD ke bawah yang hanya menerima Rp2,23 juta.  

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri