Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Tak hanya indeks syariah, BEI juga melakukan evaluasi terhadap indeks tematik dan ESG. Dalam indeks SRI-KEHATI, dua saham yakni PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) dan PT United Tractors Tbk (UNTR) keluar dari indeks. Sebaliknya, saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) dan PT Indosat Tbk (ISAT) masuk sebagai konstituen baru.
Pada indeks ESGSKEHATI, saham baru yang masuk antara lain:
- PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES)
- PT Archi Indonesia Tbk (ARCI)
Sementara indeks ECONOMIC30 menunjukkan perubahan bobot signifikan pada saham perbankan besar. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih mendominasi dengan bobot 25%, diikuti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar 20,62%, serta PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar 14,52%.
BEI juga melakukan evaluasi minor terhadap IDXVESTA28. Sejumlah saham mengalami kenaikan bobot seperti:
- AKRA menjadi 4,48%
- JSMR menjadi 4,48%
- KLBF menjadi 5,72%
Sedangkan beberapa saham mengalami penurunan bobot, seperti:
- ASII menjadi 2,22%
- CPIN menjadi 5,76%
- MAPI menjadi 3,45%
Pada indeks IDXMESBUMN, BEI memasukkan tiga saham baru yakni:
- PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM)
- PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL)
- PT Timah Tbk (TINS)
Evaluasi indeks tersebut diumumkan melalui Pengumuman BEI Nomor Peng-00089/BEI.POP/05-2026 tertanggal 26 Mei 2026 dan Pengumuman Nomor Peng-00085/BEI.POP/05-2026 tertanggal 21 Mei 2026.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri