- Home
- /
- Government
- /
- Government
Profil Said Iqbal: Aktivis Buruh Militan Berprestasi Global yang Kian Dekat dengan Kabinet
Kredit Foto: Wafiyyah Amalyris K
Sosok Said Iqbal kini tengah menjadi sorotan hangat di pusaran Istana Kepresidenan terkait rencana perombakan Kabinet Merah Putih. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan sinyal terang bahwa Presiden Partai Buruh tersebut akan segera merapat ke pemerintahan.
Meskipun jabatan spesifiknya masih didiskusikan, posisi Said Iqbal diproyeksikan tidak akan jauh dari fokus perjuangannya di bidang ketenagakerjaan. Langkah strategis menuju kursi eksekutif ini bakal menjadi babak baru bagi rekam jejak panjang sang aktivis jalanan.
Said Iqbal sendiri merupakan pria kelahiran Jakarta, 5 Juli 1968, yang telah mendedikasikan hidupnya di pergerakan buruh sejak tahun 1992. Selain memimpin Partai Buruh, ia juga dikenal luas sebagai Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).
Kapabilitas intelektualnya ditopang oleh latar belakang pendidikan yang kuat sebagai peraih gelar Master Ekonomi dari Universitas Indonesia. Dedikasinya dalam menegakkan hak-hak pekerja tidak hanya diakui di level nasional, melainkan juga di kancah global.
Pada tahun 2013, Said Iqbal menorehkan prestasi internasional dengan meraih penghargaan bergengsi The Febe Elisabeth Velasquez Award dari serikat pekerja Belanda. Ia sukses terpilih setelah menyisihkan ratusan kandidat aktivis lain dari berbagai belahan dunia berkat militansi perjuangannya.
Baca Juga: Said Iqbal Bisa Masuk Kabinet! Mensesneg Buka Kemungkinan, Presiden yang Putus
Di lanskap perpolitikan tanah air, ia dikenal sebagai tokoh idealis yang kerap menyuarakan kritik tajam terhadap kebijakan pemerintah melalui buku-buku karyanya. Namun di sisi lain, ia memiliki kedekatan historis yang kuat dengan Presiden Prabowo Subianto sejak menjadi pendukung militan pada Pilpres 2019.
Pelantikan Said Iqbal dispekulasikan akan berlangsung serentak bersama pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) pada Senin, 8 Juni mendatang. Kini publik menanti bagaimana jalannya transisi sang aktivis dari penyambung lidah kaum buruh di jalanan menjadi peracik kebijakan dari dalam lingkar kekuasaan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy
Tag Terkait: