- Home
- /
- New Economy
- /
- Energi
Pipa Cisem II Resmi Beroperasi, Integrasi Jaringan Gas Nasional Kian Kuat
Kredit Foto: Pertagas
Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon-Semarang (Cisem) II resmi beroperasi penuh. Beroperasinya proyek strategis nasional (PSN) sepanjang sekitar 242 kilometer tersebut memperkuat integrasi jaringan gas bumi nasional dan meningkatkan fleksibilitas penyaluran gas ke berbagai sektor industri dan kelistrikan.
Peresmian kesiapan operasional penuh Pipa Cisem II ditandai melalui seremonial commissioning yang digelar Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian ESDM bersama PT Pertamina Gas (Pertagas) dan PT PGN Tbk di Stasiun Kandang Haur Timur (KHT), Jawa Barat.
Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengatakan pengoperasian Cisem II menjadi tonggak penting dalam pengembangan infrastruktur energi nasional setelah sebelumnya ruas Cisem I beroperasi.
"Setelah keberhasilan Cisem I, hari ini kita menyaksikan commissioning Cisem II yang semakin memperkuat integrasi jaringan pipa gas bumi nasional. Infrastruktur ini akan meningkatkan fleksibilitas penyaluran gas dan memperkuat keandalan pasokan energi. Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga proyek strategis ini dapat diselesaikan dan dioperasikan dengan baik," kata Laode dalam keterangan resmi, Senin (8/6/2026).
Pipa Cisem II dibangun menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) Kementerian ESDM sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan energi nasional. Infrastruktur tersebut menghubungkan Batang, Jawa Tengah, hingga Kandang Haur Timur, Jawa Barat, dan menjadi salah satu tulang punggung sistem transmisi gas bumi nasional.
Dengan beroperasinya Cisem II, jaringan transmisi gas nasional semakin terintegrasi sehingga memungkinkan penyaluran gas dari berbagai sumber pasokan menuju pusat-pusat permintaan energi secara lebih fleksibel. Infrastruktur ini juga diharapkan mendukung pasokan energi bagi sektor industri, pembangkit listrik, kilang, hingga industri pupuk.
Baca Juga: Kementerian ESDM Kaji Isu Penundaan Impor Batu Bara China, APBI: Ekspor Masih Berjalan Normal
Baca Juga: ESDM Siapkan Penyesuaian Kebijakan Jaga Ekspor Batubara di Tengah Skema Ekspor Satu Pintu
Direktur Komersial PGN Aldiansyah Idham menyebut pengoperasian Cisem II merupakan momentum penting dalam pengembangan jaringan gas nasional.
"Commissioning Cisem II merupakan momentum yang telah lama dinantikan. Infrastruktur ini memungkinkan sistem penyaluran gas menjadi semakin fleksibel dan terintegrasi, sekaligus memperkuat keandalan pasokan energi nasional. Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi seluruh pemangku kepentingan dan menjadi milestone penting dalam optimalisasi pemanfaatan gas bumi untuk mendukung kebutuhan energi Indonesia," ujarnya.
Pemerintah telah menunjuk Pertagas sebagai operator Pipa Cisem II melalui proses pemilihan mitra strategis yang dilakukan LEMIGAS pada April 2026. Penunjukan tersebut melanjutkan peran Pertagas sebagai operator Pipa Cisem I yang telah beroperasi sejak 2023.
Direktur Utama Pertagas Indra P. Sembiring mengatakan selesainya commissioning di Kandang Haur Timur menandai kesiapan operasional penuh sistem Cisem II yang kini telah terhubung dengan fasilitas operasi Pertagas.
"Dengan selesainya commissioning di Kandang Haur Timur, sistem Cisem II kini telah terhubung dengan fasilitas operasi Pertagas dan siap dioperasikan. Sebagai operator yang ditunjuk oleh Kementerian ESDM, Pertagas telah menyiapkan sarana, prasarana, serta personel yang tersebar dari Jawa Timur hingga Jawa Barat untuk memastikan pengoperasian infrastruktur ini berjalan secara aman, andal, dan optimal," kata Indra.
Pada tahap awal, pasokan gas yang mengalir melalui Pipa Cisem II berasal dari Lapangan Jambaran Tiung Biru (JTB). Pemerintah berharap interkoneksi jaringan tersebut dapat meningkatkan pemanfaatan gas bumi domestik sekaligus mendukung aktivitas kawasan industri strategis, termasuk Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: