Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Minyakita Tidak Naik! Kemendag Tegaskan Tetap Rp15.700

Minyakita Tidak Naik! Kemendag Tegaskan Tetap Rp15.700 Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Di sisi lain, Pengamat Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Khudori, menilai produsen MinyaKita menghadapi tekanan akibat kenaikan harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO). Menurutnya, struktur biaya produksi saat ini semakin sulit dipenuhi ketika harga CPO terus meningkat.

"Ongkos produksi MinyaKita tidak masuk akal. Dengan memperhitungkan margin keuntungan, biaya olah, kemasan, dan distribusi, harga maksimal bahan baku yakni CPO tak boleh melebihi Rp10.000 per kilogram. Kalau harga CPO lebih dari level itu, produsen MinyaKita potensial merugi," ujarnya.

Khudori menambahkan sebagian produsen berpotensi melakukan berbagai strategi bisnis untuk menutup tekanan margin, termasuk menjual MinyaKita secara bundling dengan produk lain.

Baca Juga: Resmi! Pemerintah Sepakat Naikkan Harga Minyakita

Baca Juga: Siap-siap! Pemerintah Bakal Naikkan Harga MinyaKita, Ini Pertimbangannya

"Adalah benar produsen MinyaKita terus berproduksi di tengah potensi kerugian. Salah satu 'akrobat' yang mungkin dilakukan adalah produsen menjual bundling MinyaKita dengan barang lain agar kerugian tertutupi," kata Khudori.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Muhammad Farhan Shatry
Editor: Annisa Nurfitri