Isu PHK Massal 2.500 Karyawan PT Pakerin Mojokerto Mencuat, Kemenperin Sebut Hanya Masalah Internal
Kredit Foto: Ilham Nurul Karim
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akhirnya buka suara mengenai kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang diisukan bakal melanda PT Pakerin di Mojokerto, Jawa Timur.
Setelah melakukan pertemuan langsung dengan pihak manajemen, Kemenperin menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada laporan resmi mengenai rencana pengurangan karyawan tersebut.
Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arief, mengungkapkan bahwa manajemen PT Pakerin hanya melaporkan adanya gangguan operasional pada fasilitas produksi mereka.
Penghentian operasional tersebut dipicu oleh persoalan internal perusahaan, bukan karena rencana pemangkasan hubungan kerja.
"Disampaikan cuma bukan PHK ya, itu karena memang fasilitas produksinya tidak beroperasi karena mereka ada masalah internal," ujar Febri saat memberikan keterangan di Kantor Kemenperin, Jakarta Selatan, Selasa (30/6/2026).
Pabrik Kertas Karton Alami Kendala Keuangan
Febri mengonfirmasi bahwa produsen kertas karton tersebut memang sedang menghadapi persoalan keuangan, meski dirinya enggan membeberkan secara rinci akar masalah finansial tersebut.
Sebagai bentuk intervensi dan dukungan, Kemenperin telah berkoordinasi dengan pihak perusahaan untuk memetakan bantuan yang bisa diberikan pemerintah demi menyelamatkan fasilitas produksi tersebut agar bisa kembali berjalan normal.
"Nah, itu pada waktu pertemuan itu sudah disampaikan pada pihak Pakerin bahwa kebutuhan bahan baku mereka untuk fasilitas produksi yang berhenti itu sudah bisa mereka dapatkan, sehingga fasilitas produksi itu bisa berjalan dengan baik," jelas Febri.
Melalui jaminan ketersediaan pasokan bahan baku kelolaan kementerian, pemerintah berharap roda produksi PT Pakerin dapat segera pulih dan menghindarkan dampak buruk bagi para pekerja.
Bermula dari Pernyataan Penasihat Khusus Presiden
Klarifikasi Kemenperin ini merupakan respons cepat setelah industri manufaktur dikejutkan oleh pernyataan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal.
Dalam pernyataan sebelumnya, Said Iqbal secara blak-blakan menyebut gelombang PHK di PT Pakerin sudah tidak bisa dihindari lagi.
Bahkan, Said Iqbal yang juga dikenal sebagai tokoh buruh nasional itu mengklaim ada ribuan pekerja yang nasibnya berada di ujung tanduk.
"PT Pakerin Mojokerto, Jawa Timur, itu bisa dipastikan akan terjadi PHK, 2.500 orang," tegas Said Iqbal dalam konferensi pers secara daring, Minggu (28/6/2026).
Melalui jaminan pasokan bahan baku dari Kemenperin, kepastian nasib 2.500 pekerja ini diharapkan dapat segera menemui titik terang tanpa harus berujung pada pemutusan kontrak kerja.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat