Dari Ijazah Palsu ke Dapur Emak-emak: Polemik Jokowi Diprediksi Meluas ke Krisis Ekonomi
Kredit Foto: Instagram/Rocky Gerung
Pengamat politik Rocky Gerung memprediksi polemik tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) akan melebar hingga menyentuh krisis ekonomi yang langsung dirasakan masyarakat, khususnya emak-emak.
Rocky menilai kasus ijazah tersebut bisa saja diselesaikan pada November mendatang, tepat dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
"Ya mungkin 20 tahun baru selesai soal ini atau soal ini diselesaikan di bulan November nanti setelah 2 tahun Presiden Prabowo," ucapnya dalam kanal YouTube Indonesia Lawyers Club, dikutip Rabu (2/7).
Namun ia mempertanyakan apakah Prabowo akan tetap melanjutkan kepemimpinannya jika nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menyentuh Rp25.000 per dolar. Rocky mengaitkan skenario tersebut dengan potensi kenaikan suku bunga oleh The Federal Reserve (The Fed) yang bisa memicu arus modal asing kembali ke AS.
"Lalu terjadi polemik, "Prabowo masih mau meneruskan enggak negeri ini ketika dolar itu sudah 25.000?" Itu bisa kita hitung. Tadi ada berita bahwa Federal Reserve akan naikkan suku bunga, artinya dolar akan dipanggil pulang ke Amerika," ujarnya.
Baca Juga: Rocky Gerung: Sidang Ijazah Jokowi Bukan Lagi Soal Berkas, Tapi Gelagat Politik!
Meski masih ada optimisme bahwa rupiah bisa dijaga lewat intervensi, Rocky menyoroti ancaman lain yang lebih nyata bagi rakyat: jika Selat Hormuz tidak kembali dibuka, dampaknya langsung menghantam dapur emak-emak.
"Berhenti kasus Jokowi ijazah palsu, mak-mak merasa mau palsu enggak palsu yang penting dapur berasap. Polemik ini juga akan nyasar ke situ jadi variabelnya begitu banyak," tandas Rocky.
Sebagai informasi, terdakwa kasus dugaan penyebaran informasi bohong dan pencemaran nama baik terkait ijazah Jokowi, Tifauzia Tyassuma alias dr. Tifa, menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (2/7/2026)
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: