Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Don Ritto Ungkap Sosok Utama di Balik Kasus Febrie Adriansyah: Dia Tukang Catut Nama-nama Petinggi

Don Ritto Ungkap Sosok Utama di Balik Kasus Febrie Adriansyah: Dia Tukang Catut Nama-nama Petinggi Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Nama Ferry Yanto Hongkiriwang alias Ferry "Boboho" kembali mencuat dalam perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat Eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Hal tersebut menyusul keterangan dari Pengacara Don Ritto, Handika Honggowongso.

Handika secara terbuka menyebut sosok tersebut sebagai sosok yang diduga menjadi pangkal persoalan dalam perkara tersebut. Menurut Handika, Ferry dikenal sebagai pihak yang kerap mencatut nama sejumlah pejabat tinggi di Kejaksaan Agung.

Baca Juga: Eks Menterinya Jokowi Dibuat Terkecoh Kasus Febrie Adriansyah: Saya Dengar dari Kejaksaan...

"Dia (Ferry "Boboho" Hongkiriwang) tukang catut nama petinggi-petinggi Kejagung untuk berbagai urusan, kalau ditanya pernah kenal enggak, pernah kenal. Itu poinnya," kata Handika, dikutip Rabu (15/7).

Handika menegaskan kliennya memang mengenal Ferry. Namun, ia membantah adanya aliran dana dari mantan jaksa kepada kliennya melalui sosok itu sebagaimana berkembang di ruang publik.

"Enggak, enggak. Keterangan Ferry Boboho juga enggak ada menyebut klien kami tentang penyerahan uang itu," ujarnya.

Adapun Handika juga mengonfirmasi bahwa kliennya memang memiliki Cafe de'Clan dan Koin Money Changer di Cipete, Jakarta Selatan. Kedua lokasi itu diketahui menjadi lokasi penyitaan uang puluhan miliar rupiah.

Don Ritto dan Ferry menurutnya sempat bekerja sama dalam bisnis. Namun kerja sama tersebut telah berakhir cukup lama setelah usaha yang mereka jalankan mengalami kebangkrutan. Setelah Ferry keluar dari usaha tersebut, kliennya mengambil alih sepenuhnya dan mengembangkan bisnis itu hingga berubah nama menjadi Cafe de'Clan.

"(Tempat usaha) diubah namanya dan bisa berkembang dengan baik," ujarnya.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya mengungkap bahwa pihaknya belum pernah memeriksa sosok dari Ferry di Kasus Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Febrie Andriansyah. 

Penyidik mengaku telah merencanakan pemeriksaan terhadap Ferry. Namun, rencana tersebut belum terlaksana karena penanganan perkara telah dialihkan ke Kejaksaan Agung.

Baca Juga: Bersyukur Dipecat Roy Suryo, Ahmad Khozinudin Klaim Jadi Lebih Leluasa Bongkar Kasus Ijazah Jokowi

Nama Ferry sendiri diduga berkaitan dengan dugaan peran sebagai perantara pemerasan terhadap pengusaha properti dari Tan Kian dan Asabri. Kasus itu sebelumnya ditangani Febrie Adriansyah. Hingga kini, pemeriksaan terhadap sosok tersebut menjadi kewenangan Kejaksaan Agung.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar