- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
MLPT Resmi Gelar Stock Split 1:25, Saham Baru Mulai Diperdagangkan 21 Juli
Kredit Foto: Istimewa
PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) resmi mengumumkan akan menjalankan aksi korporasi pemecahan nilai saham (stock split) dengan rasio 1:25. Saham hasil pemecahan nilai nominal tersebut dijadwalkan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 21 Juli 2026.
Aksi korporasi ini sebelumnya telah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 29 Juni 2026 dan mengantongi persetujuan prinsip dari BEI pada 10 Juli 2026.
Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, Rabu (15/7/2026), setiap 1 saham lama dengan nilai nominal Rp100 akan diubah menjadi 25 saham baru dengan nilai nominal Rp4 per saham.
Dengan pelaksanaan stock split tersebut, jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh MLPT akan meningkat dari 1,875 miliar saham menjadi 46,875 miliar saham.
Manajemen MLPT menjelaskan, hari terakhir perdagangan saham MLPT dengan nominal lama di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 20 Juli 2026.
Baca Juga: RMKE Perluas Basis Investor Lewat Stock Split 1:5
Baca Juga: Pemegang Saham RAJA Setujui Dividen Rp274 Miliar dan Stock Split 1:5
"Selanjutnya, saham dengan nominal baru mulai diperdagangkan pada 21 Juli 2026," tulis manajemen MLPT.
Berikut jadwal pelaksanaan stock split MLPT:
- 15 Juli 2026: Pengumuman dan keterbukaan informasi.
- 20 Juli 2026: Hari terakhir perdagangan saham dengan nilai nominal lama di Pasar Reguler dan Negosiasi.
- 21 Juli 2026: Awal perdagangan saham dengan nilai nominal baru di Pasar Reguler dan Negosiasi.
- 22 Juli 2026: Recording date untuk menentukan pemegang saham yang berhak memperoleh saham hasil stock split.
- 23 Juli 2026: Distribusi saham hasil stock split melalui KSEI dan dimulainya perdagangan saham dengan nominal baru di Pasar Tunai.
Pada perdagangan intraday Rabu (15/7/2026), saham MLPT ditutup menguat 2,54% atau naik 475 poin ke level Rp19.200 per saham.
Dengan rasio 1:25, secara teoritis harga saham setelah stock split akan berada di kisaran Rp700-an per saham, meski harga pembukaan nantinya tetap mengikuti mekanisme perdagangan di BEI.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: