Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Resmi Buka Pemesanan di GIIAS 2026, Indonesia jadi Pasar Perdana Omoda O4 EV

Resmi Buka Pemesanan di GIIAS 2026, Indonesia jadi Pasar Perdana Omoda O4 EV Kredit Foto: Ilham Nurul Karim
Warta Ekonomi, Jakarta -

Omoda resmi membuka pemesanan Omoda O4 EV di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Menariknya, Indonesia menjadi negara pertama yang memperkenalkan mobil listrik terbaru tersebut ke publik.

Peluncuran Omoda O4 EV juga menjadi penanda kembalinya Omoda ke Indonesia dengan identitas baru di bawah payung Omoda & Jaecoo. Kedua merek tersebut kini hadir dalam satu ekosistem global yang menggabungkan kendaraan listrik, teknologi hybrid, dan kecerdasan buatan (AI).

Omoda O4 EV mengusung konsep "The First AI Car for Everyone". Mobil listrik ini dibekali baterai berkapasitas 67 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 553 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Selain mengusung desain bergaya Cyber Mecha, Omoda O4 juga menjadi model pertama perusahaan yang menonjolkan pemanfaatan teknologi AI sebagai bagian utama pengalaman berkendara.

Business Unit Director Omoda & Jaecoo Indonesia Jim Ma mengatakan kehadiran Omoda O4 bukan sekadar peluncuran produk baru, tetapi juga menjadi awal transformasi merek di Indonesia.

Baca Juga: Belasan Mobil Baru Siap Debut di GIIAS 2026, dari SUV Listrik hingga Pikap Premium

"Hari ini bukan sekadar tentang kembalinya Omoda ke Indonesia, tetapi juga tentang dimulainya perjalanan baru bagi brand kami. Kami kini hadir sebagai Omoda & Jaecoo, menghadirkan portofolio kendaraan AI. Melalui Omoda O4 sebagai The First AI Car for Everyone, kami ingin menghadirkan teknologi AI yang lebih dekat, lebih intuitif, dan dapat dinikmati oleh lebih banyak masyarakat Indonesia," ujar Jim Ma di Tangerang, Rabu (29/7/2026).

Indonesia Jadi Pasar Perdana

Omoda menyebut Indonesia dipilih sebagai negara pertama peluncuran O4 EV karena dinilai memiliki potensi besar dalam adopsi kendaraan listrik dan teknologi baru.

Mobil ini mengusung Super AI Cockpit yang memungkinkan interaksi lebih natural antara pengemudi dan kendaraan. Teknologi tersebut dirancang agar mobil tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga mampu memberikan pengalaman berkendara yang lebih personal melalui berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman