Kredit Foto: Istimewa
Sistem tersebut memiliki Maximum Base Capacity hingga 26 HP dan Modular Combined Capacity 28-104 HP. GREE juga menyebut desain bodinya memiliki footprint hingga 44,6 persen lebih kecil dengan ketebalan 460 mm.
Ukuran yang lebih ringkas menjadi salah satu aspek yang ditawarkan untuk kebutuhan proyek dengan keterbatasan ruang dan akses instalasi. Sistem tersebut dirancang agar dapat masuk elevator dan tidak membutuhkan crane dalam proses pemasangan.
GMV9 FLEX juga dapat mendukung hingga 100 indoor units dan kompatibel dengan indoor unit generasi kelima dan keenam. Dari sisi teknologi, sistem tersebut menggunakan Enhanced Vapor Injection Compressor yang mendukung pendinginan hingga temperatur 55 derajat Celsius.
Ada pula Intelligent Alternated Control Technology yang melakukan perhitungan beban secara real-time. Menurut Gree, teknologi tersebut dapat meningkatkan efisiensi sistem hingga 15 persen sekaligus membantu membagi beban antar-modul.
Persaingan Tidak Hanya di Produk
Perluasan portofolio juga membuat persaingan produsen AC tidak semata-mata ditentukan oleh kapasitas dan fitur produk. Dukungan setelah pembelian menjadi bagian lain yang mulai mendapat perhatian.
Baca Juga: Kejar Pertumbuhan Industri 5,86%, Kemenperin Minta Tambahan Rp1,72 Triliun
Gree, misalnya, memperkenalkan GREE 24/7 Always On Service yang memberikan dukungan after-sales selama 24 jam.
Vice President PT Gree Electric Appliances Indonesia, Nicky, mengatakan pengembangan produk dan layanan menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan standar yang diberikan kepada konsumen.
“Kita harus selalu berinovasi untuk meningkatkan standar kenyamanan,” ujar Nicky di Jakarta, Rabu (2/9/2026).
Ia mengatakan perusahaan tidak hanya menjual produk, tetapi juga kenyamanan dan solusi bagi konsumen.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Fajar Sulaiman
Editor: Fajar Sulaiman