Gandeng Pemprov DKI Jakarta, BPK PENABUR Gelar PICF 2026
Kredit Foto: Istimewa
PICF 2026 diikuti ribuan peserta yang tergabung dalam 152 tim paduan suara yang telah melalui proses seleksi. Peserta dalam negeri berasal dari 17 provinsi, mulai dari Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Riau, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Papua, hingga Papua Barat Daya.
Sementara itu, peserta mancanegara berasal dari Malaysia, Singapura, dan Filipina.
“Antusiasnya jauh lebih besar dibandingkan gelaran PICF dua tahun lalu. Ada yang dari Papua, bahkan negara-negara tetangga juga ikut berpartisipasi. Kami sangat bersyukur dan bangga atas hal tersebut karena ini merupakan sebuah bentuk kepercayaan yang tinggi,” kata Emma.
Untuk memastikan penilaian kompetisi memenuhi standar internasional, PICF 2026 menghadirkan jajaran juri dari Indonesia dan mancanegara. Avip Priatna dipercaya sebagai Art Director sekaligus menjadi salah satu juri dari Indonesia, bersama Agastya Rama L, Rainier Revireino, dan Luciana Dharmadi Oendoen.
Sementara itu, juri internasional yang dihadirkan antara lain Susanna Saw dari Malaysia, Nelson Kwei dari Singapura, Mark Anthony dari Filipina, Lorenzo Donati dari Italia, Ambroz Copi dari Slovenia, Josu Elberdin dari Spanyol, serta Theodora Pavlovitch dari Bulgaria.
Selain melakukan penilaian kompetisi, para juri juga memberikan Choral Clinic, Workshop, dan Masterclass bagi para peserta. Program tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan masukan dan pengetahuan langsung dari praktisi paduan suara dengan pengalaman dan perspektif internasional.
PICF 2026 terbagi dalam dua kelompok kategori. Pertama, School Categories yang mencakup Kindergarten, Primary School, Junior High School, dan Senior High School.
Kedua, General Categories, yang meliputi Children’s Choir untuk usia 9-17 tahun, Mixed Youth Choir level A dan B untuk usia 17-23 tahun, Mixed Choir Level A dan B, Equal Voices untuk peserta berusia di atas 17 tahun, serta kategori Folklore, Music of Religion, Pop & Jazz Choir, Gospel & Spiritual, dan Ensemble Choir.
Emma menegaskan, penyelenggaraan PICF tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan dalam kompetisi. Festival tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman dan membentuk karakter peserta melalui proses yang mereka jalani selama mengikuti kompetisi.
“Yang terpenting, kami berharap PICF dapat menanamkan semangat kepada generasi muda bahwa prestasi bukan hanya tentang memenangkan kompetisi, melainkan juga tentang proses menjadi pribadi yang lebih baik,” tegas Emma.
Masyarakat yang ingin menyaksikan kompetisi dapat hadir langsung dan membeli tiket di lokasi. Informasi mengenai PICF 2026 juga tersedia melalui akun Instagram resmi PICF dan situs resminya.
Saya juga bisa membuatkan 3 alternatif judul yang lebih “Warta Ekonomi banget”, misalnya dengan angle 152 tim, dukungan Pemprov DKI, atau diplomasi budaya internasional.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Istihanah
Editor: Istihanah
Tag Terkait: